JAKLITERA sudah ada versi mobile lho! Unduh
Pinjam buku ini
Buanglah hajat pada tempatnya

Buanglah hajat pada tempatnya

Rio Johan (Pengarang) ; Christina M. Udiani (Penyunting)

Edisi Cetakan 1
Penerbit Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia, 2020
Deskripsi Fisik vi, 389 halaman ; 20 cm
ISBN 9786024814342
Subjek Fiksi Indonesia / Novel
Bahasa Indonesia
Call Number 813 RIO b

Tersedia di:

~Perpustakaan Jakarta - Cikini
Dapat Dipinjam: 3
Baca di Tempat: 0
Sedang Dipinjam: 0
00005791597
Tersedia
Cikini Umum - Fiksi Indonesia di Lantai 4, Fiksi Terjemahan dan Buku Umum di Lantai 5
813 RIO b
Fiksi Indonesia
00005791599
Tersedia
Cikini Umum - Fiksi Indonesia di Lantai 4, Fiksi Terjemahan dan Buku Umum di Lantai 5
813 RIO b
Fiksi Indonesia
00005791604
Tersedia
Cikini Umum - Fiksi Indonesia di Lantai 4, Fiksi Terjemahan dan Buku Umum di Lantai 5
813 RIO b
Fiksi Indonesia
~Perpustakaan Jakarta - PDS HB Jassin
Dapat Dipinjam: 2
Baca di Tempat: 0
Sedang Dipinjam: 0
00005795558
Tersedia
Koleksi Umum PDS HB Jassin - Lantai 5
813 RIO b
Fiksi Indonesia
00005795563
Tersedia
Koleksi Umum PDS HB Jassin - Lantai 5
813 RIO b
Fiksi Indonesia
~Perpustakaan Jakarta Pusat - Petojo Enclek
Dapat Dipinjam: 3
Baca di Tempat: 0
Sedang Dipinjam: 0
00006232192
Tersedia
RUANG KOLEKSI UMUM PUSAT - Lantai 3 Ruang Koleksi Umum
813 RIO b
Koleksi Umum
00006232196
Tersedia
RUANG KOLEKSI UMUM PUSAT - Lantai 3 Ruang Koleksi Umum
813 RIO b
Koleksi Umum
00006232201
Tersedia
RUANG KOLEKSI UMUM PUSAT - Lantai 3 Ruang Koleksi Umum
813 RIO b
Koleksi Umum

Deskripsi

Di suatu dunia paska-apokaliptik, Bumi sudah hancur lebur, penuh kontaminasi dan tak aman untuk dihuni, kecuali di dalam suatu kubah metalik yang bagian dalamnya terlindungi dari kontak luar, dan di dalam kubah inilah hidup manusia-manusia yang masih tersisa. Sayangnya, di tengah puing-puing di dalam kubah tersebut, cuma satu toilet yang berfungsi, dan manusia-manusia harus mengantre panjang setiap harinya untuk melepaskan desakan hajat yang membebani otot-otot bokong mereka. Di dalam antrean inilah tokoh utama kita bertemu dengan seorang Pak Tua yang berdiri di belakangnya, seorang Pak Tua yang kemudian menawarkan cerita-cerita selagi menunggu; sebab menunggu antrean sambil mendengarkan cerita lebih baik daripada menunggu tanpa melakukan apa pun sama sekali, bukan?

Ulasan

Belum ada ulasan untuk buku ini. Jadilah yang pertama untuk mengulas!