

Paper umbrella
Lovya Diany (Pengarang)
Tersedia di:
Deskripsi
"Hye-Ran-ssi, kau terlambat.Kau harus lembur hari ini." "Kenapa kau sangat ceroboh, Hye-Ran-ssi? Gajimu dipotong!" * "Kerja yang benar Jangan hanya diam seperti itu!,. ' ' Setiap kalimat yang keluar dari mulai Lee Tae-Hyunbos baruku di Myeongsimhaela Coffee Shopsering membuatku sakit kepala tja dengan sengaja ingin membuatku kesal. Sulit dipercaya, keputusanku untuk kerja port time di coffee shop ini malah mempertemukan aku dengan lelaki arogan itu. Anehnya, pria bertubuh tinggi tegap dengan ketampanan di atas rata-rato itu pernah menjadi bagian penting di masa SMA-ku. Dulu, kami sering ada di bawah payung yang sama. Di masa lalu, Lee Tcle,Hyun adalah pria paling baik yang pernah aku kenal. Namun akhirnya dia menghilang dari hidupku, usal hujan di han itu. Bukankah aku yang harus membencinya karena dia pergi tanpa pamit? Pno itu membuatku ada dalam dua pilihan, antara melepaskan masa lalu, atau menciptakan kenangan baru. Mana yang harus kupilih?
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya

Hubungan Antara Pusat Dan Daerah Menurut UUD 1945
MANAN,Bagir

MONSTER Takut Bulan
SATRAPI, Marjane

Aku ingin tahu sains 16 : energi nuklir
WONGCOMIC

Hacking & programming dengan android SDK untuk advanced
WINARNO, Edy ; ZAKI, Ali ; SMITDEV COMMUNITY

Tak kemal maka tak sayang
PALEVI, Kemal

Pendidikan agama Islam
ALI, Mohamad Daud

Matematika diskrit : soal-jawab
MANIK, Ngrap Imanuel

Inspirasi Nama Bayi Islami Terpopuler
AZZET, Akhmad Muhaimin

Hikayat bayan budiman
Tim Penerbitan Balai Pustaka

Instrumentasi Medis : Analisis Sinyal dan Instrumen Terapi
-

Nelson Mandala : Perjalanan panjang menuju kebebasan (long walk to freedom)
Rose Kusumaningratri ; Nur Hidayah ; TriAT ; Ahmady Averouz

Era of ignition : coming of age in a time of rage and revolution
Tamblyn, Amber (Pengarang)

Ninja: get good - my ultimate guide to gaming
Blevins, Tyler (Pengarang) ; Partin, Will (Pengarang) ; Philpot, Chris (Ilustrator)

Filosofi hidup santai : sebab hidupmu bukan hidup mereka
Cahyo Satria Wijaya (Pengarang) ; Ipank Pamungkas (Penyunting)
