The factorij : bank, museum, monument
Mobron, Jaap-Jan (Pengarang)
Tersedia di:
Deskripsi
The Factorij adalah nama resmi untuk kantor pusat Asia dari salah satu perusahaan terkemuka di Hindia Belanda saat itu: Masyarakat Perdagangan Belanda, pendahulu tertua ABN AMRO Bank dan Bank Mandiri. Sejak tahun 1826, tahun pertama kantor ini didirikan di Batavia - sebutan Jakarta kala itu - istilah ini digunakan. Sebutan itu berarti baik untuk perusahaan dan organisasi, serta bangunan di mana ia didirikan. Gedung yang dibangun antara tahun 1929 dan 1933 ini menjadi topik buku ini. Kecuali untuk gangguan singkat selama Perang Dunia Kedua, Factorij tetap berada di gedung ini hingga tahun 1960, meskipun Indonesia telah merdeka pada tahun 1945. Pada tahun 1960, bisnis Indonesia dari Masyarakat Perdagangan Belanda dinasionalisasi dan gedung tersebut jatuh ke tangan negara Indonesia- bank yang dimiliki. Pada tahun 2005, penerus sah bank ini, Bank Mandiri, mendirikan museum perusahaannya di gedung ini: Museum Mandiri. Bangunan itu selalu terpelihara dengan baik dan praktis tidak berubah. Dibandingkan dengan keadaan banyak bangunan kolonial Jakarta yang seringkali miskin, bangunan monumental ini merupakan pengecualian yang menyenangkan. Penggunaan baru bangunan sebagai mus melindunginya dari adaptasi dan perubahan radikal atau, lebih buruk lagi, pembongkaran - nasib yang dihadapi oleh bangunan bersejarah di kota metropolitan Jakarta yang berkembang pesat.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Aku ingin tahu mengapa puncak gunung ditutupi salju
GAFF, Jackie ; Joni Setiawan ; Herawati Harun
Pedoman Penulisan Soal Bentuk Pilihan Ganda PMP SMA
Teknik Dasar Sulam Pita untuk Pemula
WAHYUPUSPITOWATI
Manipulasi foto itu mudah
IKARU ; FITA, Dewi
Djakarta : trough ages, Mohammad Ali , F. Bodmer
ALI, R. Mohammad
Dasar-Dasar MS Word dan MS Excel untuk Pemula
JUBILEE ENTERPRISE
Memahami Geografi 3 SMA/MA : Untuk kelas XII, semester 1 dan 2 Program Ilmu Pengetahuan Sosial
Bagja Waluya
Putri Kemuning : Kisah sepuluh putri raja
Widya Ayu Ningrum (Pengarang) ; Windrati Hapsari (Pengarang) ; Andina Subarja (Pengarang)
100 hari melihat diri : diskon 60 hari
al-Jingini, Mprop Picoez (Pengarang) ; Edi AH Iyubenu (editor)
Ketika Aku Diadopsi
Nouf Zahrah
Pembuat roti
Slegers, Liesbet (Pengarang)
Ours
Adrindia Ryandisza (Pengarang) ; Nonie Pahmi (penyunting)
Budidaya tanaman Lee Kwan Yew, Fittonia dan Ficus yang menjanjikan
Irfan Hilmi (Pengarang) ; Tim Elementa (Penyunting)
The girrafe
Harold (Pengarang)