Landak dan Rubah
Berlin, Isaiah (penulis) ; Nisa Khoiriyah (penerjemah) ; Bagus Pradana (editor)
Tersedia di:
Deskripsi
Judul Asli: The Hedgehof and the Fox ; Kita semua, menurut Berlin, memiliki unsur-unsur rubah dan landak di dalam diri kita. Esai ini merupakan potret tak tertandingi tentang pembagian manusia. Kita adalah makhluk yang terbelah dan kita harus memilih apakah akan menerima ketidaklengkapan pengetahuan kita atau terus mencari kepastian dan kebenaran. Hanya yang bertekad paling kuat di antara kita yang menolak menerima apa yang rubah ketahui dan terus mencari kepastian yang dimiliki landak. Esai luar biasa ini, yang pada mulanya disampaikan sebagai suatu kuliah di Oxford, kemudian dicetak ulang dalam suatu jurnal kajian Slavia yang tersembunyi di 1951, lalu diberi judul dan diterbitkan ulang di tahun 1953, begitu kuat dan abadi. Bersama ‘Two Concepts of Liberty’, perumpamaan perbedaan antara landak dan rubah telah terbukti abadi sepanjang masa, dan digunakan dalam berbagai bidang yang Berlin tidak pernah bayangkan dan niatkan.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
HARTANTO, Budi
Obesitas Sebagai faktor resiko beberapa penyakit Misnadiarly
MISNADIARLY
LIfe Will Never be The Same
Davit Setiawan (Pengarang)
Dari kehidupan intrauterin sampai transplantasi organ : aktualisasi gastroenterologi-hepatologi dan gizi
DARI kehidupan
Slim is easy
MU'MIN, Atiatul
Panduan lengkap mengurus surat-surat penting
RIDWAN, Muhammad
Simple lighting for cave photography
Mai Warman
Izinkan Aku Berbagi Harapan
; Ali Yahya
Belajar Bahasa Arab Secepat Kilat! : Plus Kamus Pintar 3 Bahasa (Arab-Inggris-Indonesia); Panduan Belajar Bahasa Arab TERPADU dan SUPER MUDAH
Rusdianto (Penulis)
Merayakan Kebebasan Beragama : Bunga Rampai menyambut 70 Tahun Djohan Effendi
-
The community college career track
Thomas J. Snyder (Pengarang)
Strategi raya menuju satu abad Indonesia tahun 2045
Atmadji Sumarkidjo
Doriyaki rasa baru
Dorippu (Pengarang) ; Ry Azzura (editor)
Agen polisi 212 : kaget berat
Cauvin, Raoul (Pengarang) ; Sadika Nuraini Hamid (Penerjemah) ; Gabriella Felicia (Penyunting)