Di kaki bukit cibalak
Ahmad Tohari (Pengarang) ; Eka Pudjawati (penyunting)
Tersedia di:
Deskripsi
Perubahan yang mendasar mulai merambah desa Tanggir pada tahun 1970-an. Suara orang menumbuk padi hilang, digantikan suara mesin kilang padi. Kerbau dan sapi pun dijual karena tenaganya sudah digantikan traktor. Sementara, di desa yang sedang berubah itu muncul kemelut akibat pemilihan kepala desa yang tidak jujur. Pambudi, pemuda Tanggir yang bermaksud menyelamatkan desanya dari kecurangan kepala desa yang baru malah tersingkir ke Yogya. Di kota pelajar itu Pambudi bertemu teman lama yang memintanya meneruskan belajar sambil bekerja di sebuah toko. Melalui persuratkabaran, Pambudi melanjutkan perlawanannya terhadap kepala desa Tanggir yang curang, dan berhasil. Tetapi pemuda Tanggir itu kehilangan gadis sedesa yang dicintainya. Dan Pambudi mendapat ganti, anak pemilik toko tempatnya bekerja, meski harus mengalami pergulatan batin yang meletihkan.
Ulasan
Buku Terkait
Buku Rekomendasi Lainnya
Exploring ethnic diversity in Burma
Gravers, Mikael.
Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi
Rosady RUSLAN,
Padang Rumput : Grassland
R. Sumadia ; penerjemah chandra Widjaja ; penerjemah: Lany Kristono ; editor R. Sumadia
Stiletto merah, senyawa cinta, alasan sentimentil
Lusiwulan ; Penyunting ; Raya Fitrah
Studi kawasan dunia islam : perspektif etno-linguistik dan geo-politik
THOHIR, Ajid
paganda salah satu bentuk komunikasi massa. Oleh SASTROPOETRO, R.A Santoso;
SASTROPOETRO, R.A Santoso;
Financial revolution in action : cara cepat melipatgandakan kekayaan anda
WARINGIN, Tung Desem ; HOJANTO, Ongky
Buku Pintar Internet untuk Pemula
-
Tuntunan Shalat Wajib dan Sunnah : Disertai bacaan latin, artinya dan ilustrasi
-
Why? environment - lingkungan
Heo,Soon-Bong
Aku, Benci, & Cinta
; Cristiano Prianto
Buku praktis dasar-dasar akuntansi
Indah Rahmawaty (Pengarang) ; Agoes Joa (Penyunting)
Mengenal chairil anwar
Pamusuk Eneste (Pengarang)
Hidup bahagia ala stiok : rahasia hidup bahagia dengan tidak menyalahkan takdir, tanpa perlu overthinking
Seneca (Pengarang) ; Nindya Ferrtikasari (Penyunting) ; Zaivon Akbar Nazammika (Penerjemah)