Identittas Arab itu ilusi : saya habib, saya Indonesia!
Alhabsyi, Musa Kazhim (Pengarang) ; Ahmad Baiquni (Penyunting)
Tersedia di:
Deskripsi
Fenomena kearab-araban yang marak di Indonesia belakangan ini tak jarang menjadi pelatuk sentimen rasial dan konflik politik. Pada awalnya hal ini sebenarnya muncul dalam bentuk simbol-simbol, seperti cara berpakaian, artikulasi keseharian, dan penampilan fisik. Pada saat yang sama, muncul pula fenomena “habibisme”, ketika sebagian figur dari kalangan keturunan Nabi Muhammad Saw. mengklaim diri sebagai pemandu umat, lalu memasuki arena permainan politik praktis. Siapa itu Arab atau lebih tepatnya apa itu Arab? Lantas, apakah “kehabiban” seseorang merupakan garansi tingginya kualitas pemahaman keislaman mereka, sehingga orang harus selalu patuh dan tunduk kepada mereka; dan bahwa yang berbeda pendapat atau posisi politik dengan mereka sama dengan tidak menghormati Nabi Saw.?
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Gejolak Arus Bawah
SUYANTO, Bagong
Inspiring education : Kisah inspiratif pembelajaran anak usia sekolah dasar
Lara FRIDANI, ; LESTARI, APE
The ball is round : a global history of soccer
GOLDBLATT, David
Miss Hola Holic : Kisah Super Konyol Anak Majang ala Bonbin
Vanny Chrisma
Jangan Panggil Saya Haji : Catatan Haji Jurnalis di Tanah Suci
Tim Media Center Haji
A millonaire for cinderella
WALLACE, Barbara ; Endang Sulistiowati ; Pandam Kuntaswari
Kenali Kekuatan Pola Berpikir Anda
Agus E Purwanto
How to persuade people who don't want to be persuaded
; Mark Levy
Mom, let's go
Siti Solehatin ; Dwita Rizki Nientyas
Financial Plannig For Autis Child : Perencanaan keuangan untuk orangtua dengan anak penderita autis
Leo Martin
Naked Traveler 8
; Baiq Nadia Yunarthi
Science adventure : earth and space vol.1
Soon Jung, Ko (Pengarang)
Kawan di Rawa Biru
Garin Nugroho (penulis) ; Agus HK Soetomo (editor) ; Budi Riyanto Karung (ilustrasi)
Bagir Manan : keterangan ahli di mahkamah konstitusi
Achmad Edi Subiyanto (Penyunting) ; Pan Mohamad Faiz (Penyunting) ; Anna Triningsih (Penyunting) ; Yayat Sri Hayati (Penyunting)