Jangan lepaskan Islam walau sedetik! : menjalani kehidupan dalam bingkai Al-Qur'an dan As-Sunnah
Masyhuril Khamis (Pengarang) ; Moh. Iqbal Santosa (Penyunting)
Tersedia di:
Deskripsi
Jangan lepaskan Islam, walau sedetik. Inilah ikrar dan tekad yang wajib ada dalam diri setiap kita. Satu ikrar dan tekad untuk menjalani kehidupan sejalan dengan tujuan kita diciptakan (QS adz-Dzariyat [51]: 56) dan berusaha agar semua aktivitas hidup yang kita jalani tidak lari dari status kita sebagai hamba Allah Swt. (QS al-An’am [6]: 162-163). Inilah jalan hidup yang seharusnya kita pilih dan terus berusaha untuk selalu ada di dalamnya. Kita memiliki siklus hidup yang sama. Dimulai dari kelahiran, lalu menjalani kehidupan, dan pada akhirnya menjemput kematian. Kita juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan kemuliaan dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. Kita mau memilihnya atau tidak? Kita mau menjalaninya atau tidak? Inilah yang akan membedakan kualitas hidup setiap kita. Lewat buku ini, penulis mengajak kita untuk menjalani setiap episode kehidupan senapas dengan ajaran Islam dalam bingkai Al-Qur’an dan As-Sunnah.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Merangsang otak anak dengan corat-coret
OLIVIA, Femi
Misteri pulau kosong
AKBAR, Rasyid ; DIORYZA
Being Malay in Indonesia : Histories, Hopes and citizenship in the Ria Archipelago
LONG, Nicholas J.
Hukum pembebasan tanah hak milik adat untuk pembangunan kepentingan umum
SARKAWI
Super Activity Book Buah-Buahan
Nunu
English : things you don't learn at school
Diyah Nur Hidayati ; Yusa Tripeni
Mutiara Hikmah : The Perfect Muslimah
Ahmad Rifa'i Rif'an
The World as I See It : Dunia Sebagaimana yang Saya Pahami
-
Genealogi islam radikal di indonesia : Gerakan, pemikiran dan prospek demokrasi
M Syafi'i Anwar
Antiribet Mpasi
Asti Praborini (Pengarang) ; Dyah Febrianti (Pengarang)
Kun fayakun
Andi Bombang (Pengarang) ; Athena (penyunting)
Kuncup berseri : cerita kenangan
Dini, Nh. (Pengarang)
Naga kesiangan
Hasyim Sri Muda (Pengarang)
Why? Drone
Youngsun Cho (Pengarang) ; Youngho Lee (Ilustrator) ; Endah Nawang (Penyunting)