Antologi puisi : tadarus sunyi ibadah puisi
Yuni Afifaturrahmah (Pengarang)
Tersedia di:
Deskripsi
Dalam penulisan Antologi Puisi berjudul “Tadarus Sunyi Ibadah Puisi“ saya selaku penulis dengan kerendahan hati mencoba memberanikan menuangkan pengalaman batin saat menjalani kehidupan sehari-sehari baik sebagai hamba Tuhan, istri, seorang pendidik, ibu, anak, juga sebagai warga negara, menjadi kumpulan beberapa puisi. Pada dasarnya puisi merupakan salah satu upaya penyampaian pesan. Agar pesan yang terkandung dalam sebuah puisi dapat tersampaikan, saya berusaha merangkai diksi sederhana ke dalam puisi dengan mencurahkan segala perasaan yang dipungut dari remah-remah kesunyian untuk proses perenungan kehidupan. Selama beberapa bulan saya mencoba melafalkan tulisan dalam tadarus berulang agar setiap baris dan bait puisi tersebut terasa layak. Saya berharap baik diri sendiri maupun pembaca, setelah mencicipi antologi ini akan bersikap positif terhadap segala fenomena kehidupan yang telah terpotret secara sekilas dalam kejadian keseharian sembari merenungkan betapa kecilnya kita di antara berjuta kuasa Tuhan Yang Maha Esa. Semoga Allah akan mencatatnya sebagai sebuah ibadah.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Asbabun Nuzul
MAHALI,A. Mudjab
Sejarah Sosial Ummat Islam : bagian kesatu & kedua
LAPIDUS ; GHUFRON, A. Mas'adi
Administrasi kepegawaian Negara
MOEKIJAT
Misteri pulau kosong
AKBAR, Rasyid ; DIORYZA
Fundamentals of digital and computer design with VHDL
SANDIGE, Richard S
The 19th Wife : Istri ke-19
Ebershoff, David ; OKTAVIANI ; MEIDYNA
Ai : Cinta tak pernah lelah menanti
Winna Efendi ; HIKMAH, Winna
Pengembangan Sumber Daya Manusia Soekidjo Notoatmodjo
NOTOATMODJO,Soekidjo
Kisah perjuangan nabi-nabi ulul azmi
SYUKUR, Yanuardi ; HAKIM, Agus Rahman
Skandal sang aktor : a night of scandal
MORGAN, Sarah ; ARIYANTI, Reita
Belajar pidato & MC dari nol sampai mahir
-
UUD 1945 dan amandemen untuk pelajar dan umum
-
Puisi Hati Sang Birokrat 1
Mohammad Jafar Hafsah (Pengarang)
Kumpulan Puisi Esei Mencari Rindu yang Hilang
Abdul Karim Gullam (Pengarang)