Anggara kasih
Tian Topandi (Pengarang) ; Ifan Afiansa (Penyunting) ; Noni Pahmi (Penyunting)
Tersedia di:
Deskripsi
Aruna merasa dirinya berada di puncak karier ketika baru ditunjuk sebagai branch manager. Namun, satu per satu rekan kerja Aruna menghilang, termasuk branch manager sebelumnya, Pak Arifin. Semua bukti dan tudingan meng-; arah kepada Aruna. Namun, Aruna bersikeras bahwa dia merupakan korban penculikan. Jemmi meragukan penyebab kematian Pak Arifin yang ganjil, terlebih ketika kuburannya dibongkar dan tengkoraknya diambil oleh orang tidak dikenal. Sebagal polisi. Jemmi bertekad mengungkap kasus yang menimpa teman masa kecilnya sekaligus cinta pertamanya. Satu hal yang diyakini Jemmi adalah, semua kematian di sekitar Aruna berkaitan dengan ritual pesugihan Anggara Kasih. Bukankah seharusnya hamparan kebun teh bisa men datangkan ketenangan jiwa sekali pun tertutup oleh gelap malam? Ataukah daun-daun teh ini jadi ribuan saksi bisu bagaimana jiwa-jiwa yang tenang itu harus meluap karena nafsu manusia?
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
JAKARTA Batavia
Pini yang cerdik
DRADJAD, Sjamsu
Sukses bisnis kroket pastel risoles
NUNUNG
Economic Accounts and their uses
KENDRICK, John W.
Peranan hukum dalam penyelesaian krisis perbankan di Indonesia
SENTANU, Kusumaningtuti Soetiono
Introduction to mechatronics and measurement systems
ALCIATORE, David G.
Panduan Berbahasa Indonesia : dengan Baik dan Benar
EFFENDI, S
Kecil-kecil Punya Karya : Magic Cookies
Muthia Fadhila Khairunnisa ; Ridwan Fauzy, ; Yuni Mulyawati
Mak Comblang Cinta Babe
; KOeh
Designing Information System
Marion Pinontoan (Pengarang)
Dari hukum memakai cadar hingga hak istri yang ditalak tiga
Muhammad Al-Ghazali (Pengarang) ; Abu Panatagama (Penyunting) ; Muhammad Al-Baqir (Penerjemah)
-8 c : kutemukan dirimu dalam ruang mimpiku
Angga Fauzan (Pengarang)
Lockdown 309 tahun
Emha Ainun Nadjib ; Nurjannah Intan (editor) ; Eka Arief Setyawan (editor) ; Arnand Cipta Sabastian (ilustrator)
Naik haji di masa silam jilid 2: tahun 1900-1950
Henri Chambert-Loir (Pengarang)