JAKLITERA sudah ada versi mobile lho! Unduh
Pinjam buku ini
Janji untuk Ayah

Janji untuk Ayah

Nurunala (Pengarang) ; Trian Lesmana (Penyunting)

Edisi Cetakan pertama
Penerbit Jakarta : Gramedia Widiasarana Indonesia, 2024
Deskripsi Fisik 192 Halaman ; 19 cm
ISBN 9786020531090
Subjek Novel
Bahasa Indonesia
Call Number 899.221 3 NUR j ; 813 NUR j

Tersedia di:

~Perpustakaan Jakarta Timur - Jatinegara
Dapat Dipinjam: 2
Baca di Tempat: 0
Sedang Dipinjam: 0
00007027522
Tersedia
RUANG KOLEKSI UMUM TIMUR - Ruang Layanan Khusus Remaja dan Dewasa Lantai 3
899.221 3 NUR j
Koleksi Umum
00007027527
Tersedia
RUANG KOLEKSI UMUM TIMUR - Ruang Layanan Khusus Remaja dan Dewasa Lantai 3
899.221 3 NUR j
Koleksi Umum
~Perpustakaan Jakarta Pusat - Petojo Enclek
Dapat Dipinjam: 3
Baca di Tempat: 0
Sedang Dipinjam: 0
00007208924
Tersedia
RUANG KOLEKSI UMUM PUSAT - Lantai 3 Ruang Koleksi Umum
813 NUR j
Koleksi Umum
00007208927
Tersedia
RUANG KOLEKSI UMUM PUSAT - Lantai 3 Ruang Koleksi Umum
813 NUR j
Koleksi Umum
00007208932
Tersedia
RUANG KOLEKSI UMUM PUSAT - Lantai 3 Ruang Koleksi Umum
813 NUR j
Koleksi Umum

Deskripsi

Elang, anak sebatang kara yang baru saja kehilangan ibu melakukan perjalanan untuk mencari ayahnya. -- Sejak kecil, yang Elang tahu adalah ia hanya tinggal bersama ibunya di Leuwibatu. Elang tidak benar-benar tahu siapa ayahnya, juga apakah ia punya keluarga selain ibu. Setiap Elang bertanya kepada ibunya, ibunya tidak pernah memberi jawaban. Sampai ibunya meninggal saat masa covid, Elang mendapatkan petunjuk di secarik kertas tentang keberadaan ayahnya. Berbekal informasi itu, Elang berjanji untuk menemukan ayahnya dan mendapatkan jawaban atas hidup yang dijalaninya selama ini. Elang pun memulai perjalanannya. Selama perjalanan, Elang mendapatkan sudut pandang baru ‘dunia luar’ yang tak pernah ia temui. Perjalanan itu juga membawa transformasi karakter pada diri Elang. Dalam perjalanannya, Elang bertemu beberapa tokoh: Aral, Lintang, dan Pak Wiryo. Laku Pak Wiryo membuat Elang merasa memiliki sosok ayah. Pak Wiryo membuka perspektif baru dalam diri Elang yang sebelumnya tak ia sepakati. Elang juga bertemu dengan Rana, anak Pak Wiryo. Bersama Rana, Elang ikut dalam sebuah perlawanan melawan penindasan, kesewenang-wenangan oleh penguasa. Selain halangan dan rintangan, Elang juga menemukan sisi dirinya yang lain yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan. Perjalanan menemui ayahnya menjadi perjalanan panjang bagi Elang, baik secara fisik maupun emosional.

Ulasan

3.0

/5
(1)
1
0
2
0
3
1
4
0
5
0