JAKLITERA sudah ada versi mobile lho! Unduh
Pinjam buku ini
Hantu kubah hijau

Hantu kubah hijau

Sinta Yudisia (Pengarang)

Edisi Cetakan Pertama
Penerbit Surakarta : Indiva Media Kreasi, 2022
Deskripsi Fisik 120 halaman : ilustrasi ; 14 x 20 cm
ISBN 9786026334343
Subjek Fiksi anak
Bahasa Indonesia
Call Number A/899.221 3 SIN h

Tersedia di:

~Perpustakaan Jakarta Utara - Koja
Dapat Dipinjam: 1
Baca di Tempat: 9
Sedang Dipinjam: 0
00007147517
Baca di tempat
B 9084 PQW UTARA - ISUZU PANTHER
A/899.221 3 SIN h
Koleksi Anak 7-9 Tahun
00007147519
Baca di tempat
B 9612 PQW UTARA
A/899.221 3 SIN h
Koleksi Anak 7-9 Tahun
00007147524
Baca di tempat
B 9250 PQW UTARA - DAIHATSU GRANDMAX
A/899.221 3 SIN h
Koleksi Anak 7-9 Tahun
00007147529
Baca di tempat
B 9252 PQW UTARA - TOYOTA KIJANG
A/899.221 3 SIN h
Koleksi Anak 7-9 Tahun
00007147539
Baca di tempat
B 6747 PTQ UTARA - HONDA REVO
A/899.221 3 SIN h
Koleksi Anak 7-9 Tahun
00007147544
Baca di tempat
B 9616 PQW Utara - Pusling
A/899.221 3 SIN h
Koleksi Anak 7-9 Tahun
00007147549
Baca di tempat
B 6745 PTQ UTARA - HONDA REVO
A/899.221 3 SIN h
Koleksi Anak 7-9 Tahun
00007147554
Baca di tempat
PERPUS CILINCING--RUANG KOLEKSI ANAK - Perpustakaan Cilincing lantai 2
A/899.221 3 SIN h
Koleksi Anak 7-9 Tahun
00007147564
Tersedia
RUANG KOLEKSI ANAK UTARA - Koleksi Anak Lantai 2
A/899.221 3 SIN h
Koleksi Anak 7-9 Tahun
00007147569
Baca di tempat
RUANG KOLEKSI ANAK UTARA - Koleksi Anak Lantai 2
A/899.221 3 SIN h
Koleksi Anak 7-9 Tahun

Deskripsi

Naya yang tinggal di kota Metropolis Surabaya, berlibur di kota kecil Tegal bersama kedua adiknya, Angga dan Tegar. Naya bertemu lagi dengan Leli, Subki, dan Banu. Liburan pun menjadi mengasyikkan. Naya dimanjakan dengan jajanan tradisional dan makanan lezat oleh Nenek. Naya juga mengenal tempat-tempat bersejarah yang dikenal dengan sebutan Kiai Gentong, Masjid Kubah Hijau, dan Daerah Ki Gede Sebayu. Namun, mengapa teman-teman Naya ketakutan ketika Naya meminta mereka menemaninya ke Masjid Kubah Hijau? Konon, kubah masjid tersebut ratusan tahun lalu merupakan hadiah dari Kerajaan Melayu. Apakah karena telah lapuk, tua, antik, dan tak berpenghuni, maka Masjid Kubah Hijau tersebut dihuni hantu?

Ulasan

Belum ada ulasan untuk buku ini. Jadilah yang pertama untuk mengulas!