Cahaya Islam di Benua Asia : buku ketiga dari tetralogi aku bangga jadi seorang moeslim
Irhamna Fauzulazhim Ruhimat (Pengarang)
Tersedia di:
Deskripsi
Novel ini terdiri dari beberapa bab. Bab pertama berkisah tentang menapaki sejarah islam di kota seribu satu malam, bab dua berkisah tentang mencari jejak islam di negeri genghis khan, bab tiga berkisah tentang cahaya islam di negeri para samurai, bab empat berkisah tentang sejarah islam yang terlupakan di Singapura, bab lima berkisah tentang kejayaan islam di tanah malaka, bab enam berkisah tentang islam di kota serambi Mekah, dan bab tujuh berkisah tentang dua kota suci. Bab pertama berkisah tentang menapaki sejarah islam di kota seribu satu malam. Di sebuah menara pengawas. Seorang pria, yang memiliki jenggot panjang dan bekas luka sabetan pedang dekat alis yang ia dapatkan pada sebuah pertempuran sengit yang hampir merenggut nyawanya antara Bani Abbasiyah melawan kaum Zidiq. Pria tersebut tampak fokus mengamati setiap sudut wilayah kerajaan. Matanya sangat tajam bagaikan seekor elang yang sedang mengincar buruan. Tubuh pria itu terbungkus baju zirah dengan perisai di tangannya, ia sedang bersiap sedia untuk mempertahankan benteng dari musuh. Tiba-tiba, ia melihat gumpalan debu yang sangat tebal di kejauhan, membumbung tinggi ke angkasa. Ia berusaha memicingkan matanya supaya dapat melihat apa yang sesungguhnya sedang terjadi dengan jelas. Bab dua berkisah tentang mencari jejak islam di negeri genghis khan. Setelah puas berjalan-jalan di Istana Emas, Omar dan yang lainnya memutuskan untuk menghabiskan hari di Sungai Tigris. Mereka ingin memandang lukisan alam yang begitu indah di Sungai Tiggris, Sungai ini adalah sungai yang paling indah sesudah sungai Seine di Paris. Keindahan sungai ini begitu menakjubkan, apalagi kalau di sore hari. Sinar matahari yang berwarna jingga mempercantik suasana Sungai Tigris ini. Airnya begitu jernih, cahaya jingga memantul di permukaan. Tak heran kalau Irak dan Bagdad dijuluki sebagai sebuah berlian yang tersembunyi. Setelah sampai di Sungai Tigris, Omar tidak lupa mengabadikan suasana sore di Sungai Tigris dengan kameranya. Dia mengambil gambar dari berbagai Angel.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Maluku dalam catatan seorang peneliti Tri Ratnawati
RATNAWATI, Tri
Walt Disney's the magical story Bambi = : Kisah yang menakjubkan : Bambi
Pandia, Dini
Belajar mudah dan praktis ArchiCAD : buku 1
SASTRA M, Suparno
Our happy time
Gong, Ji-young ; Penerjemah ; Pradita Nurmaya ; Penyunting ; Nunung Wiyati
CEO road rules : right focus,right people, right execution
KEY, Mary
Ensiklopedia IPA jilid 4 : visual fisika, kimia, biologi, dan matematika
; Anis Apriliawati, dkk
The Ultimate Introduction To NLP : Cara Membangun Hidup Yang suskes
; Oktavianti Dhini
Persiapan mengajar sehari
Shoba Dewey Chugani (Pengarang)
Mendisiplinkan kawula jajahan; : politik penjara hindia belanda abad XIX dan XX
-
National geographic koalas
Waring, Rob (Pengarang)
Right Brain : Mengembangkan Kemampuan Otak Kanan untuk Kehidupan yang Berkualitas
Rukky Santoso (Pengarang)
Prosiding seminar bahasa dan sastera : Majelis bahasa Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia dan majelis sastera Asia Tenggara, 10-11 Mac 2003
Awang Haji Salim bin Haji Latip (Penyunting) ; Dayang Hajah Zainab binti Haji Mat Daud (Penyunting)
The new book of knowledge volume 3 C
-
Pemberantasan korupsi melalui hukum pidana nasional dan internasional
Andi Hamzah (Pengarang)