Tips mengambil hati mertua
AL-QADHI, Muhammad ; Syafrudin, Pardan ; Suyatno, H
Tersedia di:
Deskripsi
Menantu perempuan acapkali bersitegang dengan ibu mertua, Mengapa demikian? Mengingat sering terjadi keretakan keluarga disebabkan hubungan yang tidak harmonis antara ibu mertua dengan menantu perempuan. Ada hal menarik bahwa disharmonisasi antara mertua dan menantu, sering terjadi pada ibu mertua dan menantu perempuan. Sosok ibu mertua bagi menantu perempuan, tampil sebagai momok, dan berbeda dengan sosok bapak mertua. Sebaliknya pribadi menantu perempuan tampil sebagai orang yang mampu merebut buah hatinya. Perlu diingat bahwa mertua adalah orangtua yang tidak ada batasnya, artinya tidak ada mantan, sekalipun istri atau suami sudah meninggal atau bercerai, dan begitu pula sebaliknya. Dengan demikian hubungan yang baik harus tetap dilakukan sampai akhir hayat. Buku ini, merupakan salah satu usaha untuk mengetahui cara dan kiat agar terjalin hubungan yang baik antara mertua; ibu mertua dengan menantu perempuan selamanya.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Communications : an international history of the formative years
Burns, R. W.
Lancar ngomong Jepang dari nol = zero kara nihongo ga hanaseru
FITRIA, Heny
Masail Fiqhiyah : zakat, pajak, asuransi, dan lembaga keuangan
Hasan, M. Ali
It's not summer without you : Tak sempurna tanpamu
HAN, Jenny ; Penerjemah ; Chefira Inda P. ; Penyunting ; Nunung Wiyati
Jadikan Toko Online-mu No.1 di Google
MUZAMBIK
Who moved my cheese? for teens : cara yang luar biasa untuk berubah, dan menang!
JOHNSON, Spencer ; Novia Angelina
Dark Memories
Pia Devina
Kriminologi Suatu Pengantar
Alam ; Amir Ilyas
Cinta ibunda Siti Halimah
Adhi Setia (Pengarang) ; Jumi H. (Pengarang)
Slave to Sensation : Terjerat Hasrat
Yolanda Oktavia (Pengarang)
Move Like a Lion
Radzi Chinyanganya (Pengarang)
The traveling cat chronicles
Arikawa Hiro
Filsafat hukum : mengurai esensi hukum berbasis multi-perspektif
Safi' (Pengarang) ; Muwafiq Jufri (Pengarang) ; Ansori (Pengarang)
Percakapan lingua franca : antologi puisi TSI III/2010
Hoesnizar Hood (Pengarang) ; Saut Situmorang (kurator) ; Tan Lioe Ie (kurator) ; Zen Hae (kurator)