Anak-anak suku laut
JABBAR, Fakhrunas M.A
Tersedia di:
Deskripsi
buku ini menceritakan kehidupan sebuah suku yang hidup di laut di sekitar perairan batam. Mereka hidup di sampan-sampan. Ada seorang anak lelaki kecil yang bernama Kahip yang hidup di suku tersebut. Ia hidup dengan keluarganya. Ayahnya sedang sakit, telah seminggu ini ayah Kahip sakit. Hingga suatu malam, penyakitnya semakin parah, dan meninggal. Kahip sangat sedih, tapi dengan kematian ayahnya bukan berarti Kahip terus berdiam diri. Ia berjanji akan melakukan hal yang sebaik mungkin untuk membantu kehidupan keluarganya. Kahip adalah anak yang piintar dan cerdas, dengan bantuan dari Seman ia menjadi mampu menangkap ikan dengan baik.Tapi sebelum ia dianggap sebagai pelaut yang hebat, Kahip harus di sunat terlebih dahulu.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Profil Koperasi Serba Usaha Dio DKI Jakarta (Studi Kasus Terhadap 86 Koperasi) tahun 1999
Jutaan hikmah di balik larangan - larangan dalam Islam
SUSANTO, Agus
Catatan rahasia broker sukses : cara jitu berpenghasilan tinggi dengan menjadi broker properti
BENNY LO ; HERNITA P.
Global positioning system : sebuah pengantara untuk metode, sistem dan perancangan sistem
Saludin Muis
Yoga sehari-hari by Erikar Lebang
LEBANG, Erikar ; SULISTIYANI, Kiki
Dory Fantasmagory
ABBY Hanlon
Liberalisasi Perbankan Indonesia : Suatu Telaah Ekonomi-Politik
Widigdo Sukarman ; penyunting, Ining Isaiyas
Petualangan ke Kebun Binatang : mengenal aneka hewan dan ciri khasnya
Adib, Kak ; Lathifah
Bumi Itu Al-Quran : Alam Semesta Melalui Matematika Al Quran
-
Serunya belajar : tubuh manusia
Alejandro Algarra, Marta Fabega
Kami (bukan) jongos berdasi
J.S. Khairen (Pengarang) ; MB Winata (Penyunting)
Haikyu!! : fly high! volleyball 5
Furudate, Haruichi (Pengarang) ; Lidwina Leung (penerjemah) ; Marin Hermanto (editor)
Perjuangan dan perlawanan seorang feminis Mesir : kumpulan wawancara dan cerpen
Saadawi, Nawal El (Pengarang) ; Mirza Syauqi Futaqi (Penerjemah) ; Muhammad Ali Fakih (Penyunting)
Petunjuk lilin yang terpuntir
Edgar Wallace (Pengarang) ; Diyan Yulianto (Penerjemah) ; Nisrina Lubis (Penyunting)