3 fase penting pada wanita
PUDIASTUTI, Ratna Dewi
Tersedia di:
Deskripsi
Indek ; hlm. 153 - 155 ; Menjadi seorang wanita merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa yang patut kita syukuri. Wanita akan mengalami tiga fase penting dalam daur kehidupannya, yaitu menarche, menstrubasi, dan menopause. Berbagai permasalahan akan dihadapinya karena wanita rentan terhadap penyakit, misalnya penyakit yang menyerang organ reproduksi, PMS (premenstruasi syndrome), hampir 50% wanita usia produktif (25-35 tahun) mengalaminya. PMS merupakan sekumpulan gejala berupa ketidakseimbangan psikologi (stress) yang dialami 7-10 hari menjelang menstrubasi dan menghilang beberapa hari setelah menstrubasi. PMS juga sering dialami oleh para wanita menjelang masa menopause. Pada hakikatnya penulisan buku ini mengupas berbagai permasalahan yang dihadapi seorang wanita dari masa puber, yaitu yang ditandai dengan menarche sampai mengalami menopause
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Hutanku Hartaku
SUKMADEWI
Bangun Paragraf Bahasa Indonesia
SAKRI,Adjat
For God And Country : Korban Paranoid Amerika The Untold Story: Kisah Nyata Penderitaan Kapten Muslim U.S. Army di Penjara Guantanamo (Penjara Khusus Teroris)
YEE, James ; Soemarni ; Marvel Neydi
Imunisasi Hepatitis B (Imunisation Against Hepatitis B)
Administrasi Pendidikan
NAWAWI, Hadari
Tangan yang dicium Nabi : 55 kisah rahasia bahagia
HEMDI, Yoli
Bunga rampai hukum pidana perspektif teoretis dan praktik
MULYADI, Lilik
Warcross
Marie Lu
Panduan berolahraga untuk kesehatan dan kebugaran
-
Panduan mudah dan praktis mengenal dan mempercantik blog
-
Cerita rakyat nusantara : hikayat malin kundang dan kisah-kisah lainnya
Gin Subiharso (Pengarang) ; Irwan Kurniawati (penyunting) ; Iwan Dermawan (ilustrator) ; Then Christy (ilustrator)
Israel-palestina : perseteruan abadi : sikap gereja menghadapi konflik timur tengah
Andreas A. Yewangoe (Pengarang) ; Veronica B. Vonny (editor) ; Adri B. Setiawan (editor)
Merenda jingga selepas senja : Rampai puisi
Rosmita (Pengarang)
Dongeng dan cerita rakyat Nusantara paling melegenda
Ajeng Restiyani (Pengarang) ; Agus Muttaram (Penyunting)