

Sitor Situmorang : biografi pendek 1924-2014
RIZAL, JJ
Tersedia di:
Deskripsi
Sitor Situmorang (1924 – 2014) adalah tokoh yang kompleks. Ia adalah penyair Indonesia terkuat, penulis cerita pendek yang karyanya harus diperhitungan bagi siapa saja yang hendak membuat kumpulan cerita pendek terbaik dunia, tokoh film karena dari tangannya lahir cerita film Darah dan Doa (1950) yang dianggap sebagai tonggak pertama film Indonesia, dan eseis kebudayaan yang buah pikirannya memberikan sumbangan penting bagi pencerahan serta pembaruan dalam alam kebudayaan Indonesia. Selain itu ia juga seorang penulis naskah drama, jurnalis, penerjemah, sejarawan sekaligus antropolog Batak. Ia adalah sedikit dari sastrawan yang tidak mengalami ambiguitas moral dan politik yang membebani kaum intelektual sekular Indonesia modern. Dalam dirinya tiada keterbelahan antara kepenyairan dan aktivitas politik. Sitor menempuh jalan individual yang eksistensialistik dan romantik sekaligus jalan Angkatan yang melibatkan penciptaan dengan berbagai pengalamannya melalui bermacam-macam zaman, mulai tahap perkembangan nasionalisme, perang kemerdekaan, modernisme, sampai konflik ideologi-ideologi besar.
Ulasan
Buku Terkait
Buku Rekomendasi Lainnya

3 in 1 : Wanita, karier, dan rumah tangga
NAGIGA

Teknologi Informasi dan Produksi citra bergerak
WAHYUDI. J.B

RACHBINI,Ddidk J ; PUTRA,R. Masri Sareb

Metode penelitian pendidikan dan sosial
DARMADI, Hamid

Retorika : Metode Komunikasi Publik
Zainul Maaif

Ice Break
Inge Shafa ; Tim Editor Fiksi

Fadilah & Tatacara Shalat Sunah + Wajib
Mawi Khusni Albar

Imagologi : strategi rekayasa teks
Hudjolly (Pengarang)

Faith alone (hanya melalui iman)
-

Centurygate : Mengurai konspirasi penguasa-pengusaha
Aloysius Soni BL de Rosari

100 Hal Paling Bikin Syok
-

Lentera zaman
Hamzah Hamdani (Pengarang)

100 days left !! 1
Nata, Kokone ; Yenny Thiemailattu (penerjemah) ; Niken (editor)

Budidaya cacing sutera (Tubifex spp.) dengan media ramah lingkungan untuk larva ikan
Umidayati (Pengarang) ; Deni Aulia (Pengarang) ; Singgih Wibowo (Pengarang)
