JAKLITERA sudah ada versi mobile lho! Unduh

Ulasan - Seorang pria yang melalui duka dengan mencuci piring (10)

4.8

/5
1
0
2
0
3
0
4
2
5
9

Anonim

1 bulan yang lalu

Analogi mencuci piring ternyata tidak salah untuk dikaitkan dengan proses berduka. Lalu bahasanya sederhana, saya merasa seperti sedang mendengarkan curahan hati teman saya sendiri. Such a great writing!

Anonim

1 bulan yang lalu

Hiro...

Nur Aini Azizah

2 bulan yang lalu

Sisihkan ruang untuk berduka, itu tidak apa..!

Anonim

2 bulan yang lalu

Top....

Anonim

3 bulan yang lalu

Buku ini beneran harus semua orang baca esp orang yg lagi berduka/pernah berduka, belum pun ttp harus baca. gue expectnya ini buku akan banyak istilah yang gue ga paham scr penulisnya psikolog tp ternyata bahasanya ngenakin bgt dan ceritanya ngalir. pov penulisnya yang ga menggurui ketika ada orang yg menurut gue itu dulu perilaku nyebelin, tp krn buku ini gue open minded. oiya ini buku nonfiksi pertama gue yang dibaca sampe habis (sejujurnya agak akhir pas udah ga bahas cuci piring udh mulai bosen tp gas ajalah)

Anonim

4 bulan yang lalu

Sangat tidak direkomendasikan baca di outdoor, ada bab-bab yang hsjjajdhakshdjhaj. 🙂

Anonim

5 bulan yang lalu

Objectively speaking, it's not a perfect book. Ada beberapa ideas dan analogi yang agak maksa. But personally, this is the first book I read after a while and it reminds me why I love reading in the first place. I love reading because it feels like a conversation with the author, and in this book, we converse about some of the heaviest topic all of us have/will experienced at some point, death of a loved ones. Yet the flow of the conversation doesn't feel heavy at all. A must read! It won't take much of your time, and we all will experience death and sorrow at some point so better to talk about it to familiarize ourselves. RH

Anonim

5 bulan yang lalu

Mixed feelings di setiap chapternya. kiasan yg sederhana, semua orang gasuka cuci piring tapi harus dilakukan, begitu juga dengan duka

Anonim

5 bulan yang lalu

Menariknya buku ini blg,"Duka itu ga bisa di kecilin tapi kita yg harus membesar agar dukanya terlihat kecil." Nice pov banget!

Nazwa mesya sabila

7 bulan yang lalu

Ceritanya menarik 🤩