Ulasan - How to kill your husband (10)
4.5
/5
Priscilla Jessica
4 minggu yang lalu
Bagus!
Anonim
1 bulan yang lalu
Seruuuu dan ber-plot twist! tulisannya bikin enjoy dan gak terasa sudah ending ajaaa
Annisia Rachmawati
1 bulan yang lalu
****** ****** sekaliiii, cerita yg padat namun tetep bisa dinikmati bikin gamau lepas sama buku ini, bener-bener bisa dikelarin dalam sekali duduk deh..and preach to women out there aku selalu sayang kalian
raya syavitri
1 bulan yang lalu
Grgr bawa buku ini aku dikira ada masalah sama suami aku😂😂😂 padahal endingnya plot twist dan aku suka, sangat realistis. oke juga buku ini👍👍👍
Anonim
3 bulan yang lalu
Plot twist berserakannn 👏🏼
Mia Amalia
4 bulan yang lalu
Cara penulisan enak diikuti. Masing-masing bab menceritakan pov dari masing-masing tokoh. akhir yang terduga membuat kita menebak-nebak sampai akhir. sukses tra kak Aghnia!
Ajriya ninda
4 bulan yang lalu
Bagus, seru dan plot twistnya gak nyangka. menyenangkan banget bacanya.
Ety Subekti
5 bulan yang lalu
How kill your husband, Agnia Sofyan. Pemikiran ini pasti ada dalam renungan wanita (mungkin tidak bahagia) karena satu sebab atau banyak sebab. Satu diantaranya diselingkuhi (bisa sekali dimafaakan diulangi dimaafkan dan diulangi kembali ) begitu seterusnya. Dalam novel ini, Serena Natalegawa seorang penulis juga seorang istri dari pengusaha bernama Gagan Haikal yg diduga tewas bunuh diri melompat dari lantai 5 gedung proyek mangkrak, mempunyai nama samaran Persephone dalam blog y membuat tulisan How Kill your husband. Pada akhirnya memilih untuk tidak membunuh suaminya, Serena menulis karena tahu hanya mampu membunuh suaminya di atas kertas imajinasi nya. Serena beralasan ingin membangun lagi pernikahannya. Dengan melakukan konseling pernikahan, melakukan perjanjian finansial yaitu jika suaminya selingkuh kembali maka uang dan sejumlah aset berharga akan menjadi miliknya. Tetapi takdir berkata lain dan suaminya dibunuh bukan olehnya tetapi oleh temen bisnisnya kepercayaan sendiri. Pada dasarnya, tulisan Persephone dalam blognya bahwa Aku sendiri. Kau sendiri. Kita sendiri di dunia ini. Satu-satunya sandaran kita adalah Tuhan. Selebihnya adalah makhluk-Nya yang memang tak seharusnya kau cinta melebihi penciptanya.
Anonim
6 bulan yang lalu
Lumayan seru, intinya jangan gampang suudzon kalo gamau kegocek 🤣 plot twist keren, authornya punya banyak pengetahuan unik. Tapi masi belum bener2 paham keterlibatan satu pihak dan bbrp adegan lain, kayanya emg sengaja ga eksplisit dijelasin (atau saya aja yg ga teliti)
Anita Maharani
7 bulan yang lalu
Seru banget. Thriller yang bikin bertanya-tanya dengan twist yang gong!