JAKLITERA sudah ada versi mobile lho!
Unduh
Yuk, bagikan buku ini!
Salin tautan:
https://perpustakaan.jakarta.go.id/digital-book/detail?cn=INLIS000000000021045
Baca koleksi ini
Yayasan Soedjatmoko melangkah
Rosihan Anwar, 1922- (Pengarang)
Edisi
-
Penerbit
Jakarta : Harian Suara Pembaruan, 1991
Deskripsi Fisik
2 halaman ; 25 cm.
ISBN
-
Subjek
Rosihan Anwar, 1922/ / Soedjatmoko
Bahasa
-
Call Number
N.69.1709
Deskripsi
Kliping yang berisi esai tentang berdirinya Yayasan Soedjatmoko dengan judulnya "Yayasan Soedjatmoko Melangkah" Rosihan Anwar. Bersumber dari Harian Suara Pembaruan tahun 1991.
Ulasan
Belum ada ulasan untuk buku ini. Jadilah yang pertama untuk mengulas!
Koleksi Terkait
Koleksi Rekomendasi Lainnya
Nopertiti D. Bangun
Pan-pan
Nopertiti D. Bangun (Pengarang)
Navis, A. A. (Ali Akbar), 1924/2003
Kuda
Navis, A. A. (Ali Akbar) (Pengarang)
Oesman Effendi
Oesman Effendi pelukis besar Indonesia meninggal dunia : museum lukisannya kini terbengkalai di Koto Kaciak
Oyon Sofyan
Surat untuk Dewan Pembina Yayasan Bina Sejahtera
Shobirin Aziz (Pengarang)
Peursen, C.A. Van
Timbangan buku -- Belajar filsafat itu mudah dan perlu
M. Ali Hisyam (Pengarang)
Karma Fachrudin
Cerbung, sisa-sisa laskar Jipang bagian 27-29
Karma Fachrudin (Pengarang)
Kritik Esai / Karlan Hadi
Kesusastraan Indonesia baru (IV)
Karlan Hadi (Pengarang)
Daru Maheldaswara / Soed Amri Yahya / Amri Yahya
Ny.H.Soed Amri Yahya. Jadi istri seniman gampang-sulit apalagi menggabungkan dua dunia
Daru Maheldaswara (Pengarang)
Jassin, H.B. (Hans Baque), 1917/2000
Surat tulisan tangan Arsjad untuk Abang HB Jassin (5 Maret 1962)
Arsjad (Pengarang)
Soni Farid Maulana, 1962/
Menikmati puisi KHA Mustofa Bisri - Yang menggugat materialisme
Soni Farid Maulana (Pengarang)
Diah Hadaning
Jakarta - Mataram perjalanan sastra dan persahabatan
Diah Hadaning (Pengarang)
Amir Hamzah, Tengku, 1911/1946
Amir Hamzah (Kuliah Idrus)
A.M. Fatwa / Ali Sadikin, 1927/2008
Saksi Ali Sadikin : saya pernah menerima brosur dari terdakwa AM Fatwa
Rendra, W.S. (Willibrordus Surendra), 1935/2009
Kita hanya bisa capai kemerdekaan Negara, belum bangsa
Umar Kayam