Komik denok bagian 132--133
Sukri Sarief (Pengarang)
Deskripsi
Artikel Komik denok bagian 132--133, Menjelang ajalnya, Ki Santang diyakini sempat mengutarakan isi hatinya. Menurut jalan pikiran sang abdi, sebelum hukuman mati dijatuhkan, Ki Santang berbicara tentang alasan dirinya menerima hukuman tersebut—bukan sebagai pengkhianat, melainkan sebagai tumbal demi ketenteraman negeri. Ia juga menjelaskan makna mimpi Kanjeng Sinuwun yang selama ini disalahartikan, bahwa mimpi itu sejatinya adalah peringatan akan bahaya dari lingkaran terdekat, bukan ancaman dari luar. Penjelasan Ki Santang membuka mata sebagian pihak istana, menimbulkan penyesalan yang terlambat, sekaligus menjadi pesan terakhir yang sarat makna tentang kesetiaan, pengorbanan, dan kebenaran yang sering datang setelah segalanya terlambat.
Ulasan
Koleksi Terkait
Komik Denok bagian 120
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik Denok bagian 314
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik Denok bagian 332
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik Denok bagian 372--373
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 54--55
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 56--57
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 63--65
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 75
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 77--78
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 107--109
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 110--111
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 122
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 127
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 129
Sukri Sarief (Pengarang)
Komik denok bagian 261
Sukri Sarief (Pengarang)
Koleksi Rekomendasi Lainnya
Kemana hati kubawa pergi bagian 22
Titiek Viva (Pengarang)
Walhasil, Nugi bingung banget
Nora Umres (Pengarang)
Tamu yang kesejuta - (bagian 11)
Umar Nurzain (Pengarang)
70 tahun Daoed Joesoef dengan "Nalar dan naluri"
Surat untuk Pamusuk Eneste dari Nyoman Reni Ariasri (21 April 1986)
Nyoman Reni Ariasri (Pengarang)
Pengajaran apresiasi sastra
Wilson Nadeak (Pengarang)
Sajak-sajak Defiandi
Defiandi (Pengarang)
Puisi Diah Hadaning (15 Oktober 1989)
Diah Hadaning (Pengarang)
Temanku pujangga
Eka Budianta (Pengarang)
Cerpen bernostalgia ke Nusakambangan
Kusumo (Pengarang)
Lelang lukisan Koko Bae, memukau, baca sajak reformasi penyair Sumbagsel
Keberangkatan (Bagian 1-2)
Harahap, Sulitno (Pengarang)
Catatan 1981
Putu Wijaya (Pengarang)
Kewajiban menulis
Ajip Rosidi (Pengarang)