Pangeran Ashoka (23-24)
Wytze Keuning (Pengarang)
Deskripsi
Cerita Bersambung Karya Wytze Keuning Diterjemahkan oleh Makmoer Soerjanagoro di terbitkan Surat kabar Pikiran Rakyat di Bandung pada tahun 1990 berjudul Pangeran Ashoka Menceritakan dibawah terik matahari matahari bumi Aryavartha yang menyengar penunggang kuda itu memacu kudanya dengan kencang dari kamp tentara Maurya menuju ke ibukota negara, Pataliputra , di sepanjang jalan yang dilaluinya orang-orang berdiri dengan takzimnya sebagai tanda rasa hormat kepadanya, sekalipun udara yang berdebu terasa demikian panas mendera punggung mereka Kulit tubuh penunggang kuda yang ugal-ugalan itu berwarna kuning mengkilat seperti perunggu dari balik wajahnya yang jelek dan kasar itu terbayang semanagat dan kepribadian yang sangat kuat dan energik
Ulasan
Koleksi Terkait
Pangeran Ashoka (1-3)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (6-7)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (8-9)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (13)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (16-17)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (18-19)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (20-21)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (25-26)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (27-28)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (29-30)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (31-32)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (33-34)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (35-36)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (37-38)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (39-40)
Wytze Keuning (Pengarang)
Koleksi Rekomendasi Lainnya
Persuratan antara Mulady D.S dan H.B Jassin
Mulady D.S (Pengarang)
Cerbung kutil bagian 146
Sitok Srengenge, 1965- (Pengarang)
Sastra religius sebagai perwujudan dan dzikrullah, bagian ketiga
Abdul Hadi WM (Pengarang)
Surat untuk Pamusuk Eneste dari Ajip Rosidi (18 Desember 1986)
Ajip Rosidi (Pengarang)
Pustaka - Pembangunan lewat hak kemanusiaan
Hadi Hamzah (Pengarang)
Festival puisi internasional winternachten overzee
Dorothea Rosa Herliany (Pengarang)
Polemik kebudayaan ( cetakan ketiga )
Achdiat K. Mihardja (Pengarang)
Marcuse menterjemahkan Schiller
Dramawan (Pengarang)
Pertjikan revolusi tjetakan kedua
Pramoedya Ananta Toer (Pengarang)
Nama dan peristiwa Sunarti Rendra
Shaft (Pengarang)
Cerbung perang bagian 21
Putu Wijaya (Pengarang)
Cerbung anak angin dan ombak bagian 15--16
Arie MP Tamba (Pengarang)
Busung lapar
Putu Setia (Pengarang)
Membicarakan sajak-sajak Prisca Amethystvein Harahap : Catatan seorang pembaca
Donny Anggoro (Pengarang)