Pangeran Ashoka (33-34)
Wytze Keuning (Pengarang)
Deskripsi
Cerita Bersambung Karya Wytze Keuning Diterjemahkan oleh Makmoer Soerjanagoro di terbitkan Surat kabar Pikiran Rakyat di Bandung pada tahun 1990 berjudul Pangeran Ashoka Menceritakan dibawah terik matahari matahari bumi Aryavartha yang menyengar penunggang kuda itu memacu kudanya dengan kencang dari kamp tentara Maurya menuju ke ibukota negara, Pataliputra , di sepanjang jalan yang dilaluinya orang-orang berdiri dengan takzimnya sebagai tanda rasa hormat kepadanya, sekalipun udara yang berdebu terasa demikian panas mendera punggung mereka Kulit tubuh penunggang kuda yang ugal-ugalan itu berwarna kuning mengkilat seperti perunggu dari balik wajahnya yang jelek dan kasar itu terbayang semanagat dan kepribadian yang sangat kuat dan energik
Ulasan
Koleksi Terkait
Pangeran Ashoka (1-3)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (6-7)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (8-9)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (13)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (16-17)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (18-19)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (20-21)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (23-24)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (25-26)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (27-28)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (29-30)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (31-32)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (35-36)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (37-38)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (39-40)
Wytze Keuning (Pengarang)
Koleksi Rekomendasi Lainnya
Yoze Rizal, penyair yang serabutan
Gus Dur tak pantas pemuda NU meributkan soal kursi
Abdurrahman Wahid (Pengarang)
Surat tanda terima buku
Maradu H.P. (Pengarang)
Apresiasi sastra dan pembinaan Bahasa Indonesia (bag 3)
Wilson Nadeak (Pengarang)
Kristal-kristal : Antologi puisi Diah Hadaning dan Dinullah Rayes
Dinullah Rayes (Pengarang)
Pramudja Ananta Tur
Ki Hadjar Dewantara 2 Mei 1889 -- 26 April 1956
Zuber Usman (Pengarang)
Beberapa tjukilau dari surat adik Kartini, Kartinah Rekso Negoro kepada Pramoedya Ananta Toer
The novel Suharto banned and burnt
Lomba esei LAKSWI kiriman ke V (1)
Surat undangan rapat anggota Yayasan Indonesia (12 Juli 1993)
Lubis, Mochtar (Pengarang)
Barata Yudha (Bagian 253-254)
Sunardi D.M. (Pengarang)
Selamat menenun cinta (bagian 13)
Yati Maryati Wiharja (Pengarang)
Sri Mulungsih - terjemahan dari psychologie in theorie en practijk
Sri Mulungsih (Pengarang)