Pangeran Ashoka (80-81)
Wytze Keuning (Pengarang)
Deskripsi
Cerita Bersambung Karya Wytze Keuning Diterjemahkan oleh Makmoer Soerjanagoro di terbitkan Surat kabar Pikiran Rakyat di Bandung pada tahun 1990 berjudul Pangeran Ashoka Menceritakan dibawah terik matahari matahari bumi Aryavartha yang menyengar penunggang kuda itu memacu kudanya dengan kencang dari kamp tentara Maurya menuju ke ibukota negara, Pataliputra , di sepanjang jalan yang dilaluinya orang-orang berdiri dengan takzimnya sebagai tanda rasa hormat kepadanya, sekalipun udara yang berdebu terasa demikian panas mendera punggung mereka Kulit tubuh penunggang kuda yang ugal-ugalan itu berwarna kuning mengkilat seperti perunggu dari balik wajahnya yang jelek dan kasar itu terbayang semanagat dan kepribadian yang sangat kuat dan energik Ashoka tidak ingin membunuh Devakaa tetapi ia ingin mengetahui semua rencana yang di milikinya tuaan...aku telah menolah hidupku dikorbankan untuk suamiku Kasaka kalau aku diberi kesempatan melayani pangeran jalang penolongku aku selalu siap sedia berkorban untuk dia sekalipun yang ku pertaruhkan adalah nyawaku sendiri
Ulasan
Koleksi Terkait
Pangeran Ashoka (1-3)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (6-7)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (8-9)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (13)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (16-17)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (18-19)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (20-21)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (23-24)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (25-26)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (27-28)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (29-30)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (31-32)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (33-34)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (35-36)
Wytze Keuning (Pengarang)
Pangeran Ashoka (37-38)
Wytze Keuning (Pengarang)
Koleksi Rekomendasi Lainnya
Nakamitsu : drama 2 babak
Seami (Pengarang)
Kuda
Navis, A. A. (Ali Akbar) (Pengarang)
Dari meja redaksi. Renungan sesudah lebaran
Abdul Hadi WM (Pengarang)
Debu dan Bulan Tua
Abdul Wachid BS (Pengarang)
Sastra Koran Bekas (1)
Abdul Wachid BS (Pengarang)
Gus Dur bantah hasut warga PPP masuk Golkar atau PDI
In memoriam leksikograf W.J.S. Poerwadarminta
J. Adisubrata (Pengarang)
Pagelaran menjelang HUT STB ke-33. Impian di tengah musim komedi Shakespeare
Denny Rachmat (Pengarang)
Wow, Bung Karno (kecil) cakep juga ya
Soni Farid Maulana (Pengarang)
Sintren (bagian 88) : Cerbung karya Dianing Widya Yudhistira
Dianing Widya Yudhistira (Pengarang)
Tak melawan kepikunan
Pramoedya Ananta Toer (Pengarang)
Kasus Pramoedya dan totalitas kemanusiaan
Tjipta Lesmana (Pengarang)
Kantata Takwa
Budi Kusnendar (Pengarang)
Anita