JAKLITERA sudah ada versi mobile lho! Unduh
Baca koleksi ini
Pangeran Ashoka (89-91)

Pangeran Ashoka (89-91)

Wytze Keuning (Pengarang)

Edisi -
Penerbit Bandung : Pikiran Rakyat, 1990
Deskripsi Fisik 6 halaman : ilustrasi ; 25 cm.
ISBN -
Subjek Wytze Keuning / Makmoer Soerjanagoro
Bahasa -
Call Number P.79.1967

Deskripsi

Cerita Bersambung Karya Wytze Keuning Diterjemahkan oleh Makmoer Soerjanagoro di terbitkan Surat kabar Pikiran Rakyat di Bandung pada tahun 1990 berjudul Pangeran Ashoka Menceritakan dibawah terik matahari matahari bumi Aryavartha yang menyengar penunggang kuda itu memacu kudanya dengan kencang dari kamp tentara Maurya menuju ke ibukota negara, Pataliputra , di sepanjang jalan yang dilaluinya orang-orang berdiri dengan takzimnya sebagai tanda rasa hormat kepadanya, sekalipun udara yang berdebu terasa demikian panas mendera punggung mereka Kulit tubuh penunggang kuda yang ugal-ugalan itu berwarna kuning mengkilat seperti perunggu dari balik wajahnya yang jelek dan kasar itu terbayang semanagat dan kepribadian yang sangat kuat dan energik Ashoka tidak ingin membunuh Devakaa tetapi ia ingin mengetahui semua rencana yang di milikinya tuaan...aku telah menolah hidupku dikorbankan untuk suamiku Kasaka kalau aku diberi kesempatan melayani pangeran jalang penolongku aku selalu siap sedia berkorban untuk dia sekalipun yang ku pertaruhkan adalah nyawaku sendiri

Ulasan

Belum ada ulasan untuk buku ini. Jadilah yang pertama untuk mengulas!