Empat cerpen dalam embun pagi
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Deskripsi
Artikel Empat cerpen dalam embun pagi, menilai kumpulan cerpen tersebut menampilkan keragaman tema yang kuat, mulai dari kehidupan sosial, persoalan batin tokoh, hingga refleksi atas realitas sehari-hari yang dibingkai dengan nuansa lokal yang kental. Ia mengapresiasi kemampuan para pengarang dalam menghadirkan suasana yang lembut dan reflektif, dengan bahasa yang cukup puitis dan mudah diikuti. Namun, Rampan juga mengkritik bahwa kualitas antarcerpen tidak sepenuhnya merata, dengan beberapa cerita terasa kurang mendalam dalam penggarapan konflik dan karakter. Secara keseluruhan, ia melihat antologi ini sebagai karya yang menjanjikan dalam memperkaya khazanah cerpen Indonesia, meskipun masih perlu peningkatan dalam konsistensi mutu dan kedalaman naratif.
Ulasan
Koleksi Terkait
Tanah huma : kumpulan sajak tiga penyair kalimantan
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Dua manusia adalah pertemuan dua dunia
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Dua manusia pertemuan dua dunia
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Bintang-bintang : Ras siregar
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Sebuah perkawinan : Nasjah Djamin
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Enam belas cerpen Hamsad Rangkuti
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Saung Budaya : in memoriam Hartojo Adangdjaja (1930-1990)
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Mengorek makna kata-kata dalam puisi
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Sastra Baru Indonesia
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Hari kedua. Bagian kedua
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Hari kedua. Bagian keempat
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Hari kedua. Bagian kelima
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
"Supiyah" Marianne Katoppo
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Dari Jodoh sampai Supiyah
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Mengenal sejarah
Korrie Layun Rampan (Pengarang)
Koleksi Rekomendasi Lainnya
Api revolusi dalam sajak-sajak : disusun oleh D.S. Moeljanto
Dunia chajalan dalam film
Sardono: Dalam tari tak ada kiblat
Senyum di kolom - statistik selingkuh solusi kisruh
Darmanto Jatman (Pengarang)
Bara di tahta Demak (1-4)
Widi Widayat (Pengarang)
Perawan kasmaran (293-294)
Widi Widayat (Pengarang)
Puisi besar Indonesia belum lahir (2). Wanita dan puisi
D. Suradji (Pengarang)
"Atheis"nya Syumandjaya dilarang deppen
Polarisasi di dunia inteligensia
Wiratmo Soekito (Pengarang)
Kemenangan Blair dan dampaknya di Jerman
Wiratmo Soekito (Pengarang)
Bos anda kemana : kisah yang lalu
Affandi (Pengarang)
Sajak-sajak Emen Sling
Emen Sling (Pengarang)
Bila para wanita agung bertutur dalam puisi
Agus Mulyawan (Pengarang)
Deklamasi
Putu Arya Tirtawirya (Pengarang)