Jangan mau gak nulis seumur hidup :  tulisan kita ibarat setapak yang bisa membawa orang ke mata air atau nyala lilin di kegelapan

Jangan mau gak nulis seumur hidup : tulisan kita ibarat setapak yang bisa membawa orang ke mata air atau nyala lilin di kegelapan

Gong, Gola (Pengarang)

-
Detil Buku
Edisi -
Penerbit Bandung : Maximalis, 2007
Deskripsi Fisik 151 Halaman : Illus ; 21 cm.
ISBN 9789791692403
Subjek -
Bahasa Indonesia
Call Number 808.02 GON j
Deskripsi
Menulis fiksi telah menjadi salah satu hal yang diidentikkan dengan Gola Gong. Kemampuannya menulis fiksi yang bertemakan human interest diluangkan dalam tips-tips sederhana. Tujuanya agar dapat mencetak penulis-penulis baru yang bagus. Karena kata tak akan membuat kenyang, tapi kata bermakna membuat kita tenang. Maka, berkatalah selagi kita memiliki hidup. Maka hiduplah kita jika memiliki keberanian. Maka beranilah kita, karena memiliki kata bermakna. Maka bermaknalah hidup kita. Menulis apa pun termasuk cerpen, novel, fiksi, atau nonfiksi butuh amunisi dan kitab sakti yang harus jadikan pedoman. Karena menulis itu bukan bakat, tapi usaha yang terus diasah. Menulis juga bukan pekerjaan para dewa, karenanya semua orang juga bisa menulis. Tapi tetap ada syaratnya, untuk menjadi penulis itu jiwa dan pikiran kita harus terisi penuh oleh sumber bacaan dan pengalaman di lapangan. Jika tidak begitu, bisa-bisa yang terjadi, kita bengong di depan komputer. Tulisan kita ibarat setapak yang bisa membawa orang ke mata air atau nyala lilin di kegelapan. — Bunda Gola Gong
Pinjam Buku Ini
Buku ini dapat dipinjam/dibaca di:
Perpustakaan Jakarta - Cikini Dapat dipinjam: 4