Larung sastra jilid 1 : antologi dapur sastra Jakarta 2022-2023
Remy Novaris DM (editor) ; Erndra Achaer (editor)
Tersedia di:
Deskripsi
Mengapa bulan diletakkan di sana Di langit malam yang kadang terang Kadang gelap tertutup mendung dan awan Menggantung ia bagai bola indah Menebar cahaya nan rupawan Mengapa matahari diletakkan di situ Di langit siang yang berwarna biru Terkadang merah dan jingga menyatu Mencipta pelangi mejaku hibingu Bergerak ia ke barat dari arah timur Agar senantiasa kita ingat Mendongak dan menatap langit Menyapa bintang-bintang dan planet Menyalami galaxy dan debu antar bintang Menabik materi dan lubang hitam Agar senantiasa kita sadar Ada bermilyard-milyard kehidupan Di kedalaman semesta Nan jauh tak berbatas Kita tak sendirian di jagat raya ini Bintaro, 10 November 2022. Puisi ini dimuat di buku “LARUNG SASTRA” Jilid 2, Antologi Puisi terbitan Teras Budaya Jakarta.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Bermain layang-layang
Tiyo ASWAJ,
Puisi buat rakyat Indonesia : kumpulan puisi 25 penyair Korea
CHUNG, Young Rim
Perilaku konsumen dalam perspektif ilmu ekonomi Islam
MUFLIH, Muhamma
Regionalisme dalam studi hubungan internasional
NURAEINI, S. ; SILVYA, Deasy; SUDIRMAN, Arfin; dan ADINUGRAHA, Eka
Tentang Lembaga-Lembaga Negara Menurut Undang-Undang Dasar 1945
SRI Soemantri
Karate master minoru 09
BABA, Yasushi
Change or Die : 7 jurus komunikasi menghindari konflik
Tituk Cahyani
Mowgli
Rudyard Kipling, Quentin Greban
Panduan praktis Microsoft PowerPoint 2010
-
Muhammad : lelaki penggenggam hujan
Tasaro GK ; Ahmad Rofi' Usamani ; Fahd Djibran
Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) 2007
Sigit Ibnu Pawoko (Pengarang)
Ensiklopedi proyek festival sains dasar 5 : fisika
; Agus Salim (Penyunting) ; Sudarsini (Penyunting)
Kenapa, ya? 15
Mullenheim, Sophie de (Pengarang) ; Nurlita Maharani (Penerjemah) ; Irene Indrasakti (Penyunting)
Sepatu nugie : Seri cerita natal
Wrini harlini (Pengarang) ; Michelled angela (Ilustrator)