Sang patriot : kisah seorang pahlawan revolusi - biografi resmi Pierre Tendean
Abie Besman (Pengarang)
Tersedia di:
Deskripsi
Suara dalam bahasa Indonesia ; Sosok Pierre Andries Tendean kerap disebut setiap harinya ; entah sebagai nama jalan, gedung, ataupun simbol militer. Kisah-kisah hidupnya berseliweran di blog dunia maya, baik yang berbasis fakta, maupun kisah-kisah fiksi karangan semata. Sesungguhnya, sosok asli si pemilik nama jarang diungkap lebih detail dalam biografi resmi ataupun literatur sejarah di negeri ini. Saat gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965, Pierre berpangkat letnan satu, pangkat yang rendah bila dibandingkan dengan enam kompatriotnyayang gugur waktu itu. Pierre gugur saat menjabat sebagai ajudan Menko Hankam/Kasab Jenderal Abdul Haris Nasution. Mengulas lebih dalam mengenai Si Tampan dari bumi panorama, Kisah karir, keluarga, cinta, dan patriotisme pemuda keturunan Prancis-Minahasa ini amat menarik untuk diikuti. Piere adalah patriot negeri ini yang menghindari hidup nyaman, tenang dan jauh dari kesulitan, Pierre telah memilih jalan pedang, jalan yang sulit untuk dilewati dalam berbagai episode hidupnya hingga ajal menjemput.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Si luncai
Luncai
Oligarki
Winters, Jeffrey A ; Zia Anshor
120 Permainan Kreatif untuk Menggali Kecerdasan Anak
Nora Regina
Panduan Lengkap Makanan Balita
-
Bahasa Jerman sehari-hari
Jasmin Nurcahaya (Pengarang) ; Tri May Hadi (Penyunting) ; Maria Magdalena Subiantoro (Penyunting) ; J. Irwin (Penyunting)
Sophie dan Pria Sisilia : Sophie and the Scorching Sicilian
Lawrence, Kim (Pengarang) ; Farah Astrid Effandi (Pengarang)
Bahagia di usia menopause
Aqila smart ; Rose kusumaningratri (editor)
Hidup mulia dengan doa dan dzikir
; Neni Nuraeni ; Agus Ashhriyah
How to manage performance : 24 lesson for improving performance
-
Shoot a hoop
Morton, Sasha (Pengarang) ; Ghersina, Francesco (Ilustrator)
Untaian berkah : antologi puisi
Yulianawati (Pengarang)
Warkah biru
Abdul Ghafar Ibrahim (Pengarang)
Jarum, musim dan baskom : seikat puisi
Mardi Luhung (Pengarang)
Rusuh di Kebumen 7 September 1998
Aris Saharjo (Pengarang) ; Imam Satibi (penulis) ; Scorpionsyah (penulis) ; Wardopo (penulis) ; Ahmad Suaedy (editor)