Anatomi perasaan ibu : sebuah pengalaman ketubuhan perempuan tidak hanya berisi kebahagiaan
Sophia Mega (Pengarang) ; Rifai Asyhari (Penyunting)
Tersedia di:
Deskripsi
Jika kita menganggap perempuan yang baru jadi ibu hanya merasakan bahagia, kita bersikap tidak adil. Ada beragam gejolak yang ibu rasakan. Pengalaman ketubuhan ini juga harus berhadapan dengan tuntutan masyarakat yang sering kali tidak masuk akal. Sophia Mega menuliskan setiap fase menjadi ibu, dari hamil, melahirkan, menyusui, sampai mengasuh anak. Sebuah cerita yang mencerminkan pengalaman banyak ibu hari ini. Ada pergulatan antara keinginan memberikan yang terbaik untuk anak, keinginan untuk tidak berhenti memperjuangkan mimpi, dan usaha menciptakan relasi setara dengan pasangan. Apakah semuanya dapat terpenuhi? Apakah itu masuk akal? Usai jadi ibu, apakah identitas perempuan tidak akan hilang tergantikan sebutan "Ibu [nama anak/nama suami]"?
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Sejarah Kebangkitan Nasional Daerah Riau
Asmuni,Marleily Rahim
Kiat sukses sang editor
SANTOSA, Hari Jhoni
Current essentials Nephrology and Hypertension
LERMA, Edgar V ; NISSENSON, Allen R ; BERNIS, Jeffrey S
Gerhana : kumpulan cerita pendek
Muhammad Ali
Landasan kependidikan : stimulus ilmu pendidikan bercorak Indonesia
PIDARTA, Made
Smart Book Biologi SMP Kelas VII, VIII, IX
; Efendi Oulan Gustav HNB
Profil Perkembangan Anak : Prakelahiran Hingga Usia 12 Tahun Edisi 5
Allen K. Eileen
Mahir Akuntansi : Perusahaan Jasa
Temy Setiawan (Pengarang) ; Agatha Tristanti (Pengarang)
Ada yang abadi : sesejuk embun pagi, sehangat mentari, itulah kasih persaudaraan
-
Kumpulan Kisah Inspiratif 2
kick andy (Pengarang)
Networking : seni nyetor [dan cari] muka untuk profesional
William Ndut (Pengarang)
Keluagaku yang seru
Iwok Abqaqry (Pengarang) ; Vinsensia Novi (Ilustrator) ; Hafizh Nurul Faizah (Penyunting)
Lauk tempe, tahu, dan oncom
Khirana Wijaya (Pengarang) ; Radiantri Setyarini (Pengarang)
Sejarah umat Islam : pra-kenabian hingga Islam di Nusantara
Hamka (Pengarang) ; Mardiati (Penyunting) ; Ratih Kumalaningrum (Pengarang)