

Kosmopolitanisme Seyla Benhabib
Amin Mudzakkir (Pengarang) ; Taufiqurrahman (editor)
Tersedia di:
Deskripsi
Indeks : halaman 169-172 ; Bibliografi : halaman 159-167 ; Salah satu problem besar yang, mungkin, tak terpikirkan dalam sejarah pembentukan konsep negara-bangsa (nation-state) adalah hak asasi sekelompok imigran yang telah kehilangan status kewarganegaraannya. Kita lantas bertanya-tanya: apa yang dapat dilakukan filsafat—terutama filsafat politik—dalam memberikan, setidaknya, status ontologis para imigran yang tengah mencari suaka di negara lain setelah terusir dari negaranya sendiri? Seyla Benhabib, salah seorang filsuf perempuan terpenting abad ini, mengajukan konsep “kosmopolitanisme lain” (another cosmopolitanism) untuk mengatasi kegagapan Teori Kritis secara khusus dan filsafat politik secara umum dalam menjawab persoalan tersebut. Etika diskursus publik yang dikembangkan Habermas, misalnya, dianggap tidak memadai oleh Benhabib karena kehilangan kepekaan terhadap isu-isu gender, disagregasi kedaulatan, imigran tanpa dokumen, pengungsi, dan imigran yang sudah tidak memiliki negara (stateless persons). Benhabib mencoba melampaui keterbatasan Habermas tersebut, dan dengan demikian, ia telah memberi tenaga baru bagi filsafat politik dewasa ini.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya

am kesegaran jasmani. Oleh DEP. P DAN K;
DEPARTEMEN P DAN K

Filosofi baru tentang manajemen mutu terpadu total quality management abad 21 : studi kasus & analisis
PRAWIROSENTONO, Suyadi

The International Jew
FORD, Henry

Bahasa Indonesia untuk SD kelas 3
TIM BIna Pendidikan

Target 99% Juara Kelas Plus : SD, SDIT, Mi Kelas 1, 2, 3
WIBOWO, Sigit Ari ; TIM TENTOR NASIONAL

It's Who You Know : Bagaimana Jejaring dari 12 Orang Kunci dapat Mempercepat Kesuksesanmu=How a Network of 12 Key People Can Fast-Track Your Success
Janine Garner

Bersorak Rapi Ceria
Zulfairy (, Editor)

Awas bahaya tawuran : kenali dan hindari perbuatan jahatnya
-

Sang Pemimpi
ANDREA HIRATA

ZIkir-zikir ramadhan ajaran Nabi
Eja Assagaff (Pengarang)

Writer vs editor
-

Harvard Business Review
Turnarounds

18 wisdom & success
-

Why do baby animals play?
Mary Roulston (Pengarang) ; Rose Wilkinson (Ilustrator)
