Liang lahat dan nikmat kematian
AT-TALIDI, Abdullah ; CHOIR, Tholhatul ; SYAFI'IE, Kuswaidi
Tersedia di:
Deskripsi
Sampai hari ini kebanyakan manusia masih saja berada dalam krisis spiritual yang tak kunjung reda. Orang – orang sudah tidak peduli terhadap kehidupan akhirat kelak. Sekarang, mereka sudah tidak lagi memiliki apa – apa kecuali kesibukan, keterbuaian dalam urusan sesuap nasi, memanjakan tubuh dan berusaha habis habisan untuk mendapatkan harta dan kekayaan. Padahal semestinya mereka waspada, jangan sampai terbujuk dan hanyut dalam hangat gelombang syahwat duniawi yang meletup – letup hingga bersikap abai terhadap kematian. Mereka mesti sadar dan segera mempersiapkan bekal untuk menjemputnya. Sungguh tidak ada yang lebih berguna pada saat dijemput maut selain iman, takwa dan amal shaleh yang telah sekian lama kita tabung.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya
Ilmu Negara Soehino
SOEHINO
Pembangunan Desa dan Masalah Kepemimpinannya
Prasadja, Budi
Bangkitlah tamban salai
Yas Wiwo ; Eddy Amran
200 tip dan trik fotografi digital
JUBILEE ENTERPRISE
Aku baru tahu kalau.. ada kereta berjalan di atas air
PETTY, Kate ; MEIRRISA
Yours for the taking
KAYE, Robin ; DEWI, Kania
ENSIKLOPEDIA mukzijat al-qur'an dan hadis 1 : Kemukjizatan fakta sejarah
Finding Differences & Story Book Moana 01
Disney
Eksplorasi tas gaya vintage
Devi Indah Bestari
Kritikus Adinan
Budi Dharma
Ekspresi Sosial Sajak-Sajak K.H.A. Mustofa Bisri : Sebuah kajian langka dari karya monumental Gus Mus
-
Are you the one? : Segala sesuatu yang harus kamu tahu tentang Pdkt hingga move on
Bening Pertiwi (Pengarang) ; Nadhivah (Penyunting)
Mantra malam
Agustina Thamrin (Pengarang)
Just keep buying : cara-cara terbukti ampuh untuk menabung dan membangun kekayaan
Maggiulli, Nick (Pengarang) ; Zia Anshor (Penerjemah)