JAKLITERA sudah ada versi mobile lho!
Unduh
Yuk, bagikan buku ini!
Salin tautan:
https://perpustakaan.jakarta.go.id/digital-book/detail?cn=INLIS000000000026125
Baca koleksi ini


Satu satu anak Rahwana gugur karena Wibisana masih dicekam frustasi : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Edisi
-
Penerbit
Tempat terbit tidak terindentifikasi : Buana Minggu, 1983
Deskripsi Fisik
2 halaman : ilustrasi ; 25 cm.
ISBN
-
Subjek
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Bahasa
-
Call Number
N.69.1721
Deskripsi
Sekalipun sudah biasa mendengar kerabatnya tewas, terkejut juga Rahwana di beritahu Trisirah gugur. Bagaimana juga masih sempalan darah daging dan tulangnya. Kematian ini amat menyedihkan.
Ulasan
Belum ada ulasan untuk buku ini. Jadilah yang pertama untuk mengulas!
Koleksi Terkait

Surat kabar Indonesia / Fiksi Indonesia
Subali menghajar habis habisan Sugriwa yang tak melakukan perlawanan : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Suwartono / Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Rahwana serang Ayodya untuk mencari wanita titisan Dewi Widowati : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Karena fitnah, Bathara Guru berniat hancurkan Wiswamarta yang telah terusir di dunia : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Suwartono / Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Ramaparasu menebus dosa mendirikan pertapaan di Dipatoda : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Diluar dugaan Syakuntala ternyata Prabu Dusmanta tak kenali lagi isterinya, apalagi anaknya : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Surat kabar Indonesia / Fiksi Indonesia
Dusmanta tak bisa mungkir lagi, Syakuntala dan Sarwadamana masuk istana : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Dewi Gangga terpaksa cari suami karena diharuskan melahirkan 8-wasu yang terusir dari Suralaya : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Rahwana mengusir adik adik dan kakeknya demi mempertahankan wanita curiannya : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Pasukan Rama menyerang dan lakukan blokade atas Alengka
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Kumbakarna muntahkan segala kenikmatan dari dalam perutnya didepan Rahwana
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Pasukan komando Pangleburgangsa : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Kumbakarna semakin berbahaya meski tanpa lengan dan kaki sekalipun : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Trisirah baru tewas setelah tiga kepalanya punah terpanah : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Dewabrata putra mahkota Astina, sang ayah jatuh cinta lagi pada wanita lain
Suwartono (Pengarang)

Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Sumpah Dewabrata menggoncangkan langit dan bumi sumpah satria yang lebih mengutamakan kewajiban daripada hak
Suwartono (Pengarang)
Koleksi Rekomendasi Lainnya

Kritik Esai
Sastra Humanisme universal dalam pandangan tunggal
Jiwa Atmaja (Pengarang)

Dahnil Ilyas
Cerbung bujang maruhum (bagian 126)
Dahnil Ilyas (Pengarang)

Biografi / Sardono W. Kusumo
Sandoro W Kusumo Gelar akademis bisa bernuansa hantu

Toda, Dami N.
Proses kreatif dan "catharsis"
Dami N. Toda (Pengarang)

Puisi Indonesia
Nyanyian orang urakan
W.S Rendra (Pengarang)

Darman Moenir
Tanah air (bagian 36-40) : Cerbung karya Darman Moenir
Darman Moenir (Pengarang)

Syarifuddin Arifin
Nan tabatiak tabarito

Darmanto Jatman
Kasih sayanglah, itu : Pada awal dan pada akhir kreativitas
Darmanto Jatman (Pengarang)

Pamusuk Eneste / Arif Budiman
Surat-surat tulisan tangan untuk Pamusuk Eneste dari Arif Budiman (17 September 1981 & 2 Februari 1982)
Arif Budiman (Pengarang)

Abdurrahman Wahid
Dialog nuklir dibatalkan,diduga karena tercantum nama Gus Dur
Abdurrahman Wahid (Pengarang)

Kika Dhersy Putri
Cinta mati seekor kecoa : Timbangan buku "filosofi kopi"
Kika Dhersy Putri (Pengarang)

Achdiat K. Mihardja
Sekitar roman Atheis
Achdiat K. Mihardja (Pengarang)

Korespondensi
Surat dari Staf Penguasa Perang Tertinggi untuk semua Penerbit Surat Kabar dan Majalah di seluruh Indonesia (13 Oktober 1960)
Sutjipto (Pengarang)

Endang Rukmana
Sastra Intisari Bumi
Endang Rukmana (Pengarang)

Khaidir Anwar