JAKLITERA sudah ada versi mobile lho!
Unduh
Yuk, bagikan buku ini!
Salin tautan:
https://perpustakaan.jakarta.go.id/digital-book/detail?cn=INLIS000000000033132
Baca koleksi ini
Cerita Wayang Destarastra terpaksa memintakan maaf untuk tindakan Kurawa yang memalukan
Suwartono (Pengarang)
Edisi
-
Penerbit
Jakarta : Berita Yudha, 1992
Deskripsi Fisik
2 halaman : ilustrasi ; 25 cm
ISBN
-
Subjek
Suwartono
Bahasa
-
Call Number
H.39.974
Deskripsi
Artikel Cerita Wayang Destarastra terpaksa memintakan maaf untuk tindakan Kurawa yang memalukan, Di kerajaan Hastina, konflik antara Pandawa dan Kurawa semakin memanas. Kurawa melakukan tindakan yang memalukan—baik dalam bentuk penghinaan, tipu muslihat, maupun tindakan tidak hormat terhadap aturan kerajaan—yang membuat suasana istana memanas dan rakyat merasa resah.
Ulasan
Belum ada ulasan untuk buku ini. Jadilah yang pertama untuk mengulas!
Koleksi Terkait
Surat kabar Indonesia / Fiksi Indonesia
Subali menghajar habis habisan Sugriwa yang tak melakukan perlawanan : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Suwartono / Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Rahwana serang Ayodya untuk mencari wanita titisan Dewi Widowati : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Karena fitnah, Bathara Guru berniat hancurkan Wiswamarta yang telah terusir di dunia : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Suwartono / Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Ramaparasu menebus dosa mendirikan pertapaan di Dipatoda : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Diluar dugaan Syakuntala ternyata Prabu Dusmanta tak kenali lagi isterinya, apalagi anaknya : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Surat kabar Indonesia / Fiksi Indonesia
Dusmanta tak bisa mungkir lagi, Syakuntala dan Sarwadamana masuk istana : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Dewi Gangga terpaksa cari suami karena diharuskan melahirkan 8-wasu yang terusir dari Suralaya : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Rahwana mengusir adik adik dan kakeknya demi mempertahankan wanita curiannya : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Pasukan Rama menyerang dan lakukan blokade atas Alengka
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Kumbakarna muntahkan segala kenikmatan dari dalam perutnya didepan Rahwana
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Pasukan komando Pangleburgangsa : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Kumbakarna semakin berbahaya meski tanpa lengan dan kaki sekalipun : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Trisirah baru tewas setelah tiga kepalanya punah terpanah : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Satu satu anak Rahwana gugur karena Wibisana masih dicekam frustasi : wayang dan kehidupan sehari hari
Suwartono (Pengarang)
Fiksi Indonesia / Surat kabar Indonesia
Dewabrata putra mahkota Astina, sang ayah jatuh cinta lagi pada wanita lain
Suwartono (Pengarang)
Koleksi Rekomendasi Lainnya
Seno Gumira Ajidarma
Kekerasan dalam narasi
Fadjar I. Thufail (Pengarang)
Biografi / M. Habiburrahim
Memerangi kesombongan diri
Pamusuk Eneste
Surat untuk Pamusuk Eneste dari Wildan Yatim (4 Januari 1971)
Wildan Yatim (Pengarang)
Widi Widayat
Balada misteri asmara (77)
Widi Widayat (Pengarang)
Umar Kayam
Maecenas, dari Roma sampai Jakarta
Alfons Taryadi (Pengarang)
Diane F. Orentlicher
Human rights in Indonesia and East Timor
Diane F. Orentlicher (Pengarang)
Ki Hadjar Dewantara
Sang guru-jati, Ki Hajar Dewantara
H. Karkono Kamajaya Partokusumo (Pengarang)
W.S. Rendra
Diperkuat WS Rendra dan Titiek Puspa
Linguistik / Surat kabar Indonesia
Bahasa daerah di ambang kepunahan
Rendra, W.S. (Willibrordus Surendra), 1935/2009 / H. Amura
Mengikuti pementasan khasidah barzanji di Taman Ismail Marzuki
H. Amura (Pengarang)
Rendra, W.S. (Willibrordus Surendra), 1935/2009
WS. Rendra : Tidak perlu dirangsang
Rendra, W.S. (Willibrordus Surendra), 1935/2009
Siapa inovator topeng dalam teater moderen kita : Sebuah interupsi, Rendra tau Suyatna Anirun?
Agus Hadisudjiwo Tejo (Pengarang)
Benyamin Suaeb
Piala Aseli
Wytze Keuning / Makmoer Soerjanagoro
Pangeran Ashoka (45-46)
Wytze Keuning (Pengarang)
Surat Kabar Indonesia / Kesusasteraan Indonesia / Kesusastraan / Apresiasi / Puisi Indonesia