

Ketika Embun Merindukan Cahaya
Hadis Mevlana ; Said Kamil
Tersedia di:
Deskripsi
Di tepi Sungai Saskatchewan semua bermula. Mulai detik itu, gadis Kristen Ortodoks bermata biru itu pun menjelma serupa bidadari surga usai melafaz ”mantra cinta”. Dua kalimah syahadat terurai penuh makna. Sofyan, pemuda Teluk Kuantan, sang penyaksi syahadat turut haru bahagia sebab CAHAYA telah menerangi hati KIARA.Sementara itu, Sofyan masih harus mengungkap secret admirer pemilik mawar putih yang selalu ada di depan apartemennya. Olivia dan Zahra yang menaruh hati pada Sofyan pun diduga sebagai pelakunya. Termasuk Kiara yang memang sudah jatuh cinta sejak lama.Lalu, siapakah secret admirer sebenarnya? Akankah Kiara tetap istiqamah pada imannya yang masih sangat belia? Sementara ayahnya terus memintanya untuk kembali ke agama semula. Apakah Sofyan dapat segera melepaskan rindunya pada Emak dan ‘Aini di Teluk Kuantan setelah menghadapi kendala yang mengancam kelulusannya?
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya

8 Kiat mencegah penurunan produksi telut ayam
LUBIS, A. Maulana

Cepat mahir berbicara bahasa Jepang tanpa guru untuk pemula, pelajar, pencari kerja, dan pelancong
YUKIKO, Au

Doraemon
FUJIO, F. Fujiko

Little Lily at Candyland = Lily Kecil di Negeri Permen
ARLEEN, A

PSIKOLOGI Umum

Desain-desain optimal dan fungsional pada area smart bathroom
ALFRIDO, Savvino

Dooly si anak Dinosaurus - Chinese character series 9 : kembalinya macro power terkuat
KIM, Soo-jung

Segenap daya
Hoover, Colleen ; Intari Dyah Pramudita ; Shandy Tan

Jago Tips Trik Microsoft Excel 2007 : Gampang & Nggak Ribet
-

Managing Indonesia's Transformation : an Oral Story
Ginandjar Kartasasmita (Pengarang)

Panduan implementasi penguatan pendidikan karakter
Dyah Sriwilujeng (Pengarang) ; Hanissa E. (Penyunting)

This narrow space : a pediatric oncologist, his jewish, muslim, and christian patients, and a hospital in jerusalem
Waldman, Elisha (Pengarang)

Tangan-tangan kehidupan
Titis Basino P.I. (Pengarang)

Perdagangan dan peredaran gelap narkotika jilid 1 : sebuah tinjauan kriminologis
Adrianus Eliasta Meliala (Pengarang)
