

Jalan lahir
Dias Novita Wuri (Pengarang) ; Udji Kayang, (editor) ; Teguh Tri Erdyan, (ilustrator)
Tersedia di:
Deskripsi
Dari Jakarta masa kini, Semarang masa Hindia Belanda, Yokohama akhir 1940-an, hingga Osaka masa kini, cerita dalam Jalan Lahir bergulir. Jakarta masa kini: Lelaki muda tanpa nama bercerita tentang Nastiti, sahabat platonisnya selama bertahun-tahun hingga suatu hari menghilang. Semarang masa Hindia Belanda: Nenek kandung Nastiti dari pihak ibu, gadis Indo-Belanda bernama Rukmini, ditangkap militer Jepang, dijadikan jugun ianfu dan diberi nama Jepang, Hana. Anak perempuan Rukmini, Arini, terbang ke Belanda untuk membagi kisah mereka kepada seorang peneliti. Yokohama akhir 1940-an: Pada masa pendudukan Amerika Serikat atas Jepang, seorang fotografer perang Amerika jatuh cinta dengan perempuan Jepang setelah tanpa sengaja memotretnya. Perempuan itu Hanako, nenek kandung Ayaka. Osaka masa kini: Setelah pertunangannya batal, Dara dipersunting lelaki yang kemudian memboyongnya tinggal di Jepang. Di sanadihantui trauma masa lalunya sendiriia menjadi terobsesi pada bintang film dewasa bernama Ayaka.
Ulasan
Buku Rekomendasi Lainnya

Kesehatan Lingkungan
MULIA, Ricki M.

Web dengan HTML & XML
SUPRIYANTO, Aji

Jadilah penjual dan pembisnis yang cerdik seperti ular tapi tulus seperti merpati
SALIM, Joko

READ, Piers Paul

10+ star asia vol.12 : korean entertainment news
Jeon, Joongyeon ; Sri Tjandra A. ; Desianti Puji Astuti

100 countries 5000 ideas : where to go-when to go-what to see-what to do
GROGAN, Barbara Brownel

Dongeng negeri bulan.
HOHLBEIN, Heike ; KURNIA, Lilawati

Fiqih 2 : kelas XI MA
Mohammad Muslih ; Jaffar Syiddiq

Belajar membaca untuk anak ramah otak
Haziah Ans (Pengarang) ; Septi R (editor)

Berani : jangan takut tidur sendiri
Kinan Nasanti (Pengarang)

Gurindam dua belas
Raja Ali Haji (Pengarang)

Sastra Indonesia Sebagai Warga Sastra Dunia
Hans Bague Jassin (Pengarang)

Sha`er batu belah batu bertangkup
Alias Rasulun (Pengarang)

The miracle of hero : Kunci kesuksesan dalam menghadapi menghadapi rintangan
Taufan Dibri Jalil (Pengarang)
