JAKLITERA sudah ada versi mobile lho! Unduh
Pinjam buku ini
Konsep penyidikan restorative justice

Konsep penyidikan restorative justice

Sukardi (Pengarang)

Ilmu Hukum
Edisi edisi pertama, cetakan pertama
Penerbit Depok : Rajawali Pers, 2020; © 2020, pada penulis
Deskripsi Fisik xx,220 halaman ; 23 cm
ISBN 9786232315273
Subjek Ilmu Hukum
Bahasa Indonesia
Call Number 345.05 SUK k

Tersedia di:

Perpustakaan Jakarta - Cikini
Dapat dipinjam: 2

Deskripsi

Perbincangan tentang prinsip restorative justice selama ini lebih banyak dipahami sebagai solusi penyelesaian perkara bagi anak yang berhadapan dengan hukum. Padahal di banyak negara maju bahkan telah memasukkan prinsip restorative justice dalam konstitusi dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidananya sebagai prinsip rekonsiliasi konflik dan penyelesaian tindak pidana pada umumnya. Hasil kajian penulis menyimpulkan bahwa prinsip restorative justice dapat diterapkan pada semua jenis tindak pidana pada semua tahapan dalam sistem peradilan pidana. Karena bicara restorative justice bukan berbicara tentang apa hukumannya, tetapi berbicara tentang bagaimana memulihkan korban dan bagaimana keadilan korban. Buku ini menggambarkan tentang konsep penyidikan yang didasarkan pada nilai-nilai prinsip restorative justice. Konstruksi penyidikan dalam sistem peradilan pidana saat ini menggunakan prinsip retributive justice yang fokus orientasinya pada penghukuman pelaku. Oleh karena itu, tugas negara yang diwakilkan kepada penegak hukum (polisi, jaksa, dan hakim) untuk mewakili kepentingan korban hanya sebatas memberikan punishment terhadap pelaku tindak pidana sesuai dengan beban tanggung jawabnya, tetapi mengabaikan kepentingan pemenuhan keadilan korban. Prinsip restorative justice yang fokus orientasinya pada pemulihan rasa keadilan korban akibat dari pelanggaran pelaku, menawarkan konsep yang berbeda dalam proses penegakan hukum pidana, yaitu selain memberikan hukuman terhadap pelaku tindak pidana sesuai dengan beban tanggung jawab yang ditimbulkan oleh perbuatannya, tetapi juga yang lebih penting adalah memulihkan kerugian korban serta memulihkan hubungan antara korban, pelaku, dan masyarakat yang rusak akibat tindak pidana.

Ulasan

Belum ada ulasan untuk buku ini. Jadilah yang pertama untuk mengulas!