

Tentang sebuah stasiun dan tiga orang tua
Kurnia JR (Pengarang)
Deskripsi
Kliping cerita pendek karya Kurnia JR yang berjudul " Tentang sebuah stasiun dan tiga orang tua" menceritakan eksplorasi sederhana tentang perbincangan remeh tiga orang tua di suatu stasiun yang menunggu tanpa tujuan yang jelas. Dengan suasana yang sunyi dan obrolan yang tak berpretensi tinggi, cerita ini menyoroti kehidupan sehari-hari tanpa alur atau gagasan besar yang kuat. Kurnia JR mengungkapkan bahwa sebuah cerpen tidak harus selalu terikat pada alur konvensional atau konsep kausalitas yang ketat. Sebaliknya, ia menunjukkan bahwa cerpen bisa mengalir dari hal-hal kecil dan perasaan yang subjektif—misalnya, rasa ketidakpuasan terhadap gaji atau keengganan untuk pulang—tanpa tujuan jelas. Kurnia berpendapat bahwa cerpen dapat menjadi komunikasi sederhana antarindividu, berfungsi sebagai refleksi situasi sosial atau momen-momen keseharian yang mungkin sepele namun tetap memiliki makna bagi pembaca. Ini sekaligus menjadi argumen bahwa karya sastra, khususnya cerpen, tidak perlu rumit untuk menggugah pengalaman atau emosi tertentu.
Ulasan
Koleksi Terkait

Calon haji
Kurnia JR (Pengarang)

Kembali, Iwan Simatupang
Kurnia JR (Pengarang)

Tentang keremangan
Kurnia JR (Pengarang)

Puisi beratus halaman
Kurnia JR (Pengarang)

Teater belakang rumah
Kurnia JR (Pengarang)

Beberapa masalah dalam jurnalisme seni
Kurnia JR (Pengarang)

Mereka mengejar cinta
Kurnia JR (Pengarang)

Eksperimen F Rahardi
Kurnia JR (Pengarang)

Hujan bulan Juni
Kurnia JR (Pengarang)

Nota untuk sang penyair
Kurnia JR (Pengarang)

Sastra : suatu peristiwa fenomenologi
Kurnia JR (Pengarang)

Cinta sang penyair
Kurnia JR (Pengarang)

Kesusastraan, konglomerasi dan globalisasi
Kurnia JR (Pengarang)

Subjektivitas tunggal dalam fiksi
Kurnia JR (Pengarang)

Resensi buku -- Merahnya merah" Iwan Simatupang : tragedi religius ironi individu
Kurnia JR (Pengarang)
Koleksi Rekomendasi Lainnya

Novel Jane Eyre di pentaskan
Aco Manafe (Pengarang)

211 Istana yang suram
SH Mintardja (Pengarang)

Zarathustra dan paradoks sang aktor
Hawe Setiawan (Pengarang)

Sesudah Gelas Pecah
Wahyu Prasetya (Pengarang)

Dari Meja Redaksi, Puisi modern dan semangat profetik
Abdul Hadi WM (Pengarang)

Resensi Buku. Surat-surat politik Ajip Rosidi
Usep Romli H.M., 1949-2020 (Pengarang)

Citra
Situmorang, Sitor, 1924-2014 (Pengarang)

Sitor Situmorang, penyair dari Medan

Susunan acara

Kumpulan surat untuk Pamusuk Eneste dari Ragil Suwarna Pragolapati (11-12 Februari 1987)
Ragil Suwarna Pragolapati (Pengarang)

Refleksi pra-strategi kebudayaan
Slamet Sutrisno (Pengarang)

Hasil perjuangan RA Kartini dirasakan kaum wanita hingga saat ini
Dini (Pengarang)

Semangat hari Kartini, jangan luntur
Taufan (Pengarang)

Asrama Wisma Rini th 1929 digrebeg PID
