Info
- Format keyword tidak valid.


Islam syariah vis-a-vis negara : ideologi gerakan politik di Indonesia
QODIR, Zuly
Tersedia di:
Deskripsi
Penguatan gerakan syariah sebenarnya ditandai oleh berbagai fenomena yang mengusung kehendak formalisasi syariah seperti kemunculan perda-perda syariah dan partai-partai berlabel islam – sehingga bisa dikatakan terjadi “demam syariah” di Indonesia oleh sekelompok kecil umat Islam. Namun demikian, fenomena “demam syariah” tersebut tidak didukung oleh dua ormas Islam terbesar di Indonesia yang telah menyatakan “final” dengan Indonesia yang berdasarkan Pancasila. Pertanyaannya adalah, “mengapa gerakan syariah selalu berusaha mengusung gagasan formalisasi syariah?” Buku ini akan menyajikan fenomena tersebut. Fenomena tentang aneka ragam gerakan syariah yang berhadapan vis a vis dengan negara yang majemuk. ; indeks, 333-350
Ulasan
Buku Terkait

Gerakan sosial Islam : manifesto kaum beriman
QODIR, Zuly

Islam liberal : paradigma baru wacana dan aksi Islam Indonesia
QODIR, Zuly

Syariah demokratik : pemberlakuan Syariah Islam di Indonesia
QODIR, Zuly ; MUSTAFA, Mustari
Buku Rekomendasi Lainnya

Ekonomi moneter : (Uang dan Bank)
NASUTION, Mulia

FUZZY
PAL, Sankar K

Hukum Perang Udara Dalam Humaniter
SUPOYO,J

Mengoptimalkan blog dan social media untuk small business
OROH, Fary Sj

Yesss, i'm a leader : Kepemimpinan bisnis masa kini berbasis kepuasan pelanggan
SENTANA, Aso

Kamus Saku Inggris-Indonesia : Indonesia-Inggris
ANBIYA, Fatya P ; MUTIA, Annisa

Pendaran Cahaya Rohani : Sejarah dan ajaran Makrifat Islam
THABATHABA'I, Muhammad husain ; HASAN, Ilyas

Pendalaman buku teks matematika 2 : SMA Kels XI Program IPA
TIM MATEMATIKA

Why? people : Audrey Hepburn
JEON, Okran ; Diya M

Succubus Blues : Iblis Penggoda
Ersa Atika Sari (Pengarang)

Sertifikasi guru : Apa, mengapa dan bagaimana?
; Farida Sarimaya

2 Di batas cakrawala
Dhenok Kristiani (Pengarang) ; Nana Ernawati (Pengarang)

Zaman merah : kumpulan puisi 1998-1999
Azwina Aziz Miraza (Pengarang)

Aneka Kerajinan Kain Perca
Puput Lestari (Pengarang) ; Eista Swaesti (Penyunting)
